Kejari Batam Tenggelamkan 5 Kapal Maling Ikan Asal Vietnam

Batam, beritakarimun.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) menenggelamkan 5 Kapal Ikan Asing (KIA) asal negara Vietnam, di perairan pulau Momoi Kecil, Batam.

Kelima kapal ikan asing itu bernama,KM.KNF-7445,KM.BV-93115TS,KM.BV-92896TS,KM.BV-92897TS,dan KM.BV-93114 TS ditangkap beserta barang bukti berupa alat tangkap ikan trawl.

Kelima kapal ikan asing ini ditenggelamkan setelah melalui proses hukum tetap (Incraht).

Menurut Kepala kejaksaan kota batam, Dedie Tri Haryadi mengatakan selain mengamankan 5 kapal ikan asing,sedikit nya ada 5 nahkoda menjadi terpidana antara lain, LY.Truong Giang, Nguyen Do Hoai Trung, Nguyen Thanh, Nguyen Hung VI dan Nguyen Ngoc.

Dedie menambahkan dalam proses hukum ada 4 kapal ikan asing asal negara Vietnam ini hanya butuh swaktu singkat untuk proses peradilan hingga memiliki kekuatan hukum tetap,sedangkan 1 kapal ikan membutuhkan waktu cukup panjang hingga kasasi,hingga pada akhirnya mengeluarkan putusan mahkamah agung RI no 2612/pid.sus/2017 pada tanggal 14 maret 2018.

Pemusnahan barang bukti kapal ikan asing yang dilakukan oleh kejaksaan batam ini terbilang pertama di indonesia dengan cara ditenggelamkan dengan menggunakan pemberat,sedangkan barang bukti alat tangkap ikan seperti trawl dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Eksekusi 5 kapal ikan asing asal vietnam ini terbilang pertama dilaksanakan,meski selama ini kejaksaan selalu hadir dalam pemusnahan barang bukti bersama instansi lainnya,namun kali ini jaksa langsung mengeksekusinya “ujar Dedie.

Dedie juga mengatakan penenggelaman kapal tangkapan ikan asing ini sengaja ditenggelamkan dengan cara yang lebih ramah lingkungan,tidak merusak ekosistem alam sekitar perairan.

“Penenggelaman kapal dengan cara mengisi pemberat tentunya lebih ramah lingkungan daripada meledakan kapal,”jelas Dedie.

 

 

 

 

Reporter: Agus Siswanto
Editor     : Codet Carladiva