SMPS Vidya Sasana Nyatakan Zona Bebas Bullying

Karimun,beritakarimun.com – Tindakan Perundungan atau Bullying di Sekolah menjadi salah satu persoalan yang mempengaruhi perkembangan karakter anak hingga bahkan berujung pada depresi.

Sebagai bentuk penolakan perilaku Bullying tersebut, SMPS Vidya Sasana menyatakan sekolah tersebut menjadi wilayah bebas bullying dengan melakukan penandatanganan pernyataan bersama seluruh unsur di lingkungan sekolah, Selasa (9/10/2018) pagi.

Kepala sekolah SMPS Vidya Sasana Syaiful Bahri melalui wakilnya Bobby Hartanto menuturkan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya membentuk sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi anak.

“Kita ingin sekolah bebas dari praktek bullying, sehingga sekolah bisa menjadi tempat yang nyaman bagi anak,” katanya.

Penerapan Program kawasan anti bullying ini merupakan kebijakan yang dilakukan oleh dinas pendidikan yang saat ini sudah di ikuti sebanyak 19 SMP dan 22 SD di Karimun dalam upaya pencegahan dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di lingkungan sekolah.

“Para Guru memiliki peran dalam pengawasannya dan apabila ditemukan akan ada sanksi tegas dari sekolah. Kita hanya ingin siswa memiliki sikap berprilaku baik,” ujarnya.

Sejauh ini memang belum ditemukan perilaku bullying yang berdampak menganggu mental anak, seperti tidak percaya diri atau depresi. Namun demikian, apabila tidak dilakukan pencegahan sejak dini, hal itu tidak menutup kemungkinan bisa terjadi.

Melalui upaya pencegahan itu, diharapkan tidak terjadi perilaku bullying di lingkungan sekolah dan menjadikan sekolah tempat yang nyaman bagi anak dalam beraktifitas dan menuntut ilmu.

“Kita ingin anak ini nyaman dan menganggap sekolah itu merupakan rumah kedua tempat menyenangkan bagi anak,” tuturnya.

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva