Menpan RB: Tak Ada Lagi Pengangkatan Honor Jadi PNS

Batam, beritakarimun.com – Wakil Gubernur Kepri, Isdianto meminta kepada Menpan RB, Syafruddin, agar memperbolehkan daerah, mengangkat honorer jadi PNS. Tanpa itu, honorer di Kepri dikhawatirkan tidak akan pernah menjadi PNS. Karena itu, dia kebijakan Menpan untuk memberikan ruang bagi daerah, mengangkat honorer jadi PNS. Namun Menpan memberikan sinyal berbeda.

Permintaan Isdianto itu disampaikan saat sambutan dihadapan Syafruddin, pada peresmian mal pelayanan publik (MPP) Batam, Kamis (20/9/2018).Termasuk juga dengan honorer di Kepri yang memiliki umur diatas 35 tahun. Sementara syarat untuk menjadi ikut test CPNS, umur maksimal 35 tahun, per 31 Agustus 2018.

“Perlu pak menteri tahu, tenaga honorer di Pempov, masih ribuan, baik tenaga kesehatan dan lainnya pemerintah Kepri, Mohon kiranya menjadi perhatian pak menteri,” katanya.

Disebutkan dengan jumlah tenaga honer dan dilakukan penerimaan CPNS seperti sekarang, ada kekhawatiran, anak-anak di Kepri tidak bisa jadi PNS. Sementara mereka dinilai punya pengetahuan dan pengalaman yang berbeda dengan yang baru tamat.

“Dikhawatirkan anak-anak di Kepri, sampai kapanpun tidak akan menjadi PNS. Dalam waktu dekat, minta ketemu dengan Deputi terkait dengan penerimaan CPNS,” harap Isdianto.

Saat wawancara dengan wartawan, Menpan RB, Syafruddin memberikan sinyal, keberatan atas permintaan itu.

“Terkait dengan honor K2, sudah ada solusinya. Besok akan ratas (rapat terbatas). Akan diputuskan P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Itu solusinya,” tegas Syafruddin.

Ditegaskan, tidak ada lagi pengangkatan honor jadi PNS.

“Jadi tidak ada pengangkatan. Karena UU ASN sudah melalui test. Kita sudah terlalu banyak mengangkat. Kita sudah melakukan pengangkatan 1,1 juta orang. Melayani tidak melalui test. Tapi kita tidak menafikan honor yang berjuang untuk melayani. 13.300 yang dianalisis dan disepakati jadi P3K,”tutupnya.

 

 

Reporter: Agus Siswanto
Editor     : Codet Carladiva