Lagi! Puluhan Perusahaan di Batam Tutup

Batam, beritakarimun.com – Prekonomian di Pulau Batam kembali terguncang, setelah PT Nagano kini 48 perusahaan dalam negeri dan luar negeri tercatat tutup.

Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batam, Rudi Syakiakirti puluhan perusahaan tutup akibat sepinya orderan.

“Alasannya rata-rata karena sepi orderan,” ujar Rudi Syakiakirti, seperti dikutip dari Batampos.co.id, Kamis (13/9).

Menurut Rudi, sebagian besar perusahaan yang tutup itu merupakan perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Meski jumlahnya mencapai 48 perusahaan, Rudi menyebut angka tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan 2017.

“Tahun ini ada beberapa perusahaan yang masuk juga,” katanya.

Baca Juga: Investasi Kota Batam Lesu

Sementara Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Ady Soegiharto menyebutkan, dari 48 perusahaan yang tutup tahun ini tujuh di antaranya merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA). Satu di antaranya PT Nagano.

“Mereka meminta izin pencabutan usaha karena kalah saing. Total investasi semuanya mencapai 7,4 juta dolar Amerika dan bergerak di bidang perdagangan,” ujar Ady di Gedung Marketing Centre BP Batam, Kamis (13/9).

 

 

 

Editor: Codet Carladiva
Sumber: Batampos.co.id