Pajak Mobil Impor Naik 3 Kali Lipat

Jakarta, beritakarimun.com – Pemerintah menaikkan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 terhadap 1.147 barang impor.

Salah satu barang impor yang terkena kenaikan PPh itu adalah mobil utuh (completely built-up/CBU). Sebelumnya PPh dikenakan dari 2,5%-7.5%, lalu menjadi 10%.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan total nilai impor mobil CBU pada Januari-Agustus 2018 adalah US$ 88 juta.

Kemudian, dengan kenaikan PPh Pasal 22 hingga 10%, Menkeu mengatakan harga mobil CBU bisa saja naik tiga kali lipat.

Adapun harga pajak lainnya yang dikenakan ke mobil CBU adalah PPnBm 10%-125%, Bea Masuk 50%, PPN 10%.

“Jadi (setelah kenaikan PPh 22 ditambah pajak lainnya) total (pajak) mungkin 190% dari harganya. Itu diharap bisa mengurangi impor karena harganya naik mungkin tiga kali lipat,” kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Pemerintah Menaikan Pajak Barang Impor

Berikut beberapa barang konsumsi yang PPh Pasal 22 dinaikkan:

Sebanyak 210 item diputuskan tarif PPh 22 naik dari 7,5% menjadi 10%. Komoditas ini termasuk mobil CBU dan motor besar.

Lalu, 218 item komoditas dinaikkan tarif PPh 22 dari 2,5% menjadi 10%. Komoditas ini antara lain:

1. Barang elektronik (dispenser air, pendingin ruangan, lampu)
2. Keperluan sehari-hari, seperti sabun, shampoo, kosmetik
3. Peralatan masak/dapur

Kemudian, terdapat 719 item komoditas yang tarif PPh 22 naik dari 2,5% menjadi 7,5% yaitu:

1. Bahan bangunan seperti keramik
2. Peralatan elektronik audio-visual seperti kabel, box speaker
3. Produk tekstil seperti overcoat, polo shirt, swim wear

Adapun nilai impor keseluruhan sebanyak 1.147 item itu pada 2017 US$ 6,6 miliar, dan Januari-Agustus 2018 sudah mencapai US$ 5 miliar.

 

 

Reporter: Hidayat Tanjung
Editor     : Codet Carladiva