Maling Hiolo Ratusan Tahun, Remaja Ini Ditangkap Polisi

Karimun,beritakarimun.com – DA remaja berusia 16 tahun terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian, pasalnya ia terlibat dalam tindakan pencurian tempat pembakaran dupa (Hiolo) yang sudah beraksi di 20 Tempat Kejadian Perkara di Karimun.

Kapolsek Meral Hadi Sucipto mengatakan, pada 7 Agustus 2018 lalu pihaknya mendapat laporan tentang adanya aksi pencurian Hiolo di Klenteng Cetiya Viria Paramita.

“Lalu korban mengecek ke lokasi ternyata benar sebanyak 4 buah hiolo dan 2 buah tempat lilin kuningan sudah hilang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 35 juta,” ujar Hadi dalam keterangan pers, Kamis (16/8/2018).

Menurut keterangan korban, bahwa hiolo atau tempat pembakaran dupa itu umurnya sudah ratusan tahun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi akhirnya membekuk pelaku di Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral.

Tersangka mengaku, ia telah melakukan pencurian sebanyak 20 TKP bersama rekannya A (DPO) yang juga merupakan anak dibawah umur.

Lokasi yang pernah menjadi sasaran aksinya yaitu Perumahan taman puri sebanyak 9 rumah dan mengambil 9 buah hiolo, di ruko Naga Mas sebanyak 10 ruko dan mengambil 10 buah hiolo, dan TKP klenteng Cetiya Viriya Paramita dengan mengambil 4 buah hiolo dan 2 buah tempat lilin kuningan.

“Dia mencuri hiolo tersebut untuk dijual, dan uangnya digunakan untuk main diwarnet. Dia menjual hiolo 4 buah tersebut dengan harga Rp 800 ribu,” kata Adi

Atas kasus ini polisi melakukan upaya diversi mengingat usia pelaku yang masing tergolog dibawah umur.

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva