Rutan Karimun Ajukan 172 Remisi Untuk Warga Binaan

Karimun,beritakarimun.com – Rutan kelas II B Tanjung Balai Karimun mengusulkan sebanyak 172 warga binaan memperoleh remisi pada momen HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.

Syarat warga binaan mendapatkan remisi adalah berkelakuan baik, masa tahanan lebih dari enam bulan. Nama-nama diajukan oleh pihak Rutan dan Lapas ke Kanwil Kemenhumkam untuk diverifikasi

Dari seluruh warga binaan yang diajukan, tiga narapidana kasus pencurian akan langsung bebas jika Kementerian Hukum dan HAM RI mengabulkan seluruh nama yang di usulkan.

Kepala Rutan Kelas II Tanjung Balai Karimun Eri Erawan menjelaskan, ketiga warga binaan itu dihukum karena terlibat kasus pencurian. Dimana satu orang divonis hukuman penjara dua tahun dan dua lainnya divonis satu tahun.

“Untuk Ru 1 atau yang diusulkan 172 nama. Yang terbanyak napi kasus narkoba. Untuk Ru 2 atau bebas langsung ada tiga. Ketiganya kasus pencurian,” ujar Eri, Kamis (9/8/2018).

Pengajuan terhadap pengurangan masa tahanan dilakukan berbeda. Satu orang diajukan agar mendapatkan remisi lima bulan, 10 orang diajukan empat bulan, 47 orang diajukan tiga bulan, 45 orang diajukan dua bulan dan 69 lainnya diajukan satu bulan.

“Maksimal untuk remisi umum enam bulan tapi. Tapi kita hanya ajukan lima bulan maksimal,” ungkap eri.

Eri juga menjelaskan, jumlah perolehan remisi yang diajukan dapat berubah hingga kementerian mengeluarkan keputusannya.

“Juga jika setelah pengajuan ada yang vonis lagi maka bisa ada tambahan pengusulan. Biasanya keputusan turun H-1 atau H-2 17 Agustus,” ujarnya.

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva