Soal Pertemuan Wakapolda dan Soerya, Ini Kata Polda Kepri

Kepri, beritakarimun.com – Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga membantah pertemuan Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri, Soerya Respationo telah direncanakan dan mengandung unsur politik.

“Itu hoax, logikanya kalau mau membicarakan politik pasti dilakukan di tempat tertutup,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes S Erlangga, yang dikutip dari Antara, Senin (25/6).

Erlangga menyebutkan pada Sabtu (23/6) Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri berziarah ke makam orangtuanya di Kota Tanjung Pinang.

Setelah berziarah lanjut Erlangga, Wakapolda menuju kediaman orangtuanya dan sebelum kembali ke Kota Batam terlebih dahulu singgah ke salah satu kedai untuk makan.

“Kedai kopinya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kediaman orangtua bapak Wakapolda,” ujar Erlangga.

Sesampainya di kedai kopi tersebut kata Erlangga di lokasi yang sama dan tanpa disengaja bertemu dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri, Soerya Respationo.

Di lokasi tersebut lanjut Erlangga juga ada Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto.

“Layaknya ketemu tokoh masyarakat dan kita orang timur ya saling menyapa serta say hello itu adalah hal yang wajar,” ucapnya.

Saat di kedai kopi, Wakapolda dan Soerya duduk di meja terpisah.

“Sehingga perlu saya luruskan tidak ada pertemuan untuk membahas politik dan kita lain meja,” ujarnya.

Erlangga menambahkan, informasi yang tersebar melalui pesan singkat whatsApp adalah berita hoax.

“Karena situasi politik dan sebentar lagi Pilkada, hal yang begitu dipelintir,” jelasnya.

Erlangga juga menegaskan Polda Kepri bersikap netral dalam Pilkada serentak tahun 2018. Bahkan, ia mengklaim Brigjen Yan tidak pernah menyebut nama adiknya di dalam semua kesempatan dinas.

Pertemuan antara Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri Halimansyah dan Ketua DPW PDIP Kepri Suryo Respationo menjadi buah bibir masyarakat Tanjung Pinang Kepri.

Diketahui Brigjen Yan merupakan kakak dari calon wali kota Tanjung Pinang nomor urut 2, yakni Lis Dharmansyah. Selaku petahana, Lis didukung sembilan partai, salah satunya oleh PDI Perjuangan.

Lis yang didampingi Maya Suryanti akan bertarung dengan Syahrul-Rahma yang diusung Golkar, Gerindra, dan PKS.

 

 

 

 

Reporter: Antara
Editor     : Codet Carladiva