Bantah Melakukan Pungli, Ini Penjelasan Dirut Perusda Karimun

Karimun,beritakarimun.com – Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Karimun Defanan Syam membantah adanya tudingan dugaan Pungutan liar (Pungli) penyewaan lapak bazar ramadhan yang ditujukan kepada pihaknya.

Dalam proses pengolahan bazar ramadan 1439 H tersebut, menurut Devanan, telah tertuang dalam perjanjian kerjasama antara Perusda dengan kordinator pelaksana kegiatan bazar nomor : 001/PK/PSPM/BZR/PERUSDA/IV/2018 tertanggal 04 April 2018.

Devanan mengatakan pengaduan terhadap dugaan pungli yang dilakukan oleh PAC Pemuda Pancasila Karimun merupakan tuduhan yang keliru. Dalam hal pengelolahan pasar misalnya, hal itu adalah pelimpahan wewenang yang telah diberikan pemerintah daerah kepada perusda berdasarkan perda Nomor 01 tahun 2013.

Baca Juga: Soal Pungutan Kios Bazar Ramadhan Maimun, Pemuda Pancasila Karimun Lapor Ke Saber Pungli

“Tuduhan pungli adalah tuduhan yang sangat serius kepada kami secara pribadi maupun institusi. Bahkan kami bertanya-tanya dimana unsur yang memenuhi jika itu dikatakan pungli? Tidak ada paksaan untuk pedagang,” ujar Devanan, Selasa (22/5) siang di Ruang kerjanya.

Baca Juga: Sulfanow Minta Laporan Pemuda Pancasila Ke Saber Pungli Ditarik

Devanan juga menjelaskan, soal penerimaan uang sebesar Rp. 30 juta, hal itu merupakan penetepan retribusi yang dituangkan dalam perjanjian kerjasama antara pengelola pasar Puan Maimun dengan pengelola bazar ramadan.

“Ini merupakan pendapatan kami yang sah dalam hal pemanfaatan area yang kami kelola,” Ujarnya.

Ia juga menuturkan, kegiatan bazar ramadan tersebut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karimun setiap tahunnya.

“Kami laporkan secara berkala baik pendapatan, pengeluaran, dan kegiatan yang dilakukan oleh perusda kepada pemilik saham yakni pemda Karimun, dimana setiap tahun kita peroleh PAD sesuai perundangan-undangan yang berlaku,” Tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pengurus lapak dagang bazar ramadhan Maimun dilaporkan ke tim saber pungli Polres Karimun oleh Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Karimun atas dugaan pungli penyewaan kios yang terletak di area halaman pasar Maimun.

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva