Honorer Kabupaten Karimun Dapat BPJS Ketenagakerjaan

Karimun, beritakarimun.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq yang didampingi oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah menyerahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada tenaga kerja honorer pemerintah Kabupaten Karimun Kepulauan Riau, Senin (7/5) pagi.

Penyerahan tersebut dilakukan pada saat upacara di halaman rumah dinas Bupati Karimun yang juga dihadiri oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam dan Cabang Tanjung Balai Karimun.

“Hari ini kita serahkan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan tenaga kontrak di lingkungan pemerintah Kabupaten Karimun. Kita sangat bersyukur, alhamdulillah walaupun dalam 2 tahun terakhir masa kepemimpinan kami bersama Wakil Bupati Karimun mengalami defisit anggaran yang cukup besar, tapi kita dalam memprogramkan kegiatan proses pembangunan, untuk tenaga kontrak di lingkungan pemerintahan Kabupaten Karimun belum sampai ada yang dirumahkan atau tunjangan penambah penghasilan (TPP)nya yang di pangkas atau dikurangi bahkan dipulangkan,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq dala sambutanya.

Bupati Rafiq menyebutkan sesulit apapun keadaan yang dihadapi pemerintah, namun pihaknya akan tetap berupaya untuk mempertahankan kesejahteraan tenaga honor kontrak yang berjumlah lebih kurang 2500 orang.

“Sesulit apapun kita, namun kita berupaya untuk tetap mempertahankan dan tetap kita jaga. Untuk tenaga honorer, insentif di atas 5 tahun kita jadikan tenaga kontrak secara berangsur, Insentif yang 750 ribu rupiah sudah kita naikkan hingga 1jt rupiah. Tenaga honorer yang ada atau tenaga kontrak yang ada kita berikan juga BPJS Kesehatan. Hari ini kita berikan lagi BPJS Keselamatan kerja, jadi 2 hal sudah bantu ringankan walau kita belum bisa menaikkan gaji,” ujar Rafiq

Bupati berharap, dengan upaya pemerintah yang sedemikian rupa, dapat membuat seluruh tenaga honor untuk bersyukur dengan apa yang telah diperoleh meski secara perlahan.

“Untuk itu, apa lagi yang kurang, apa lagi yang tak puas,apa lagi yang tidak disyukuri. Kalau ada yang tak puas kita bandingkan dengan Kabupaten Kota lain seperti apa kebijakan yang mereka dapatkan, kita bersyukur kebijakan ini masih bisa kita lakukan. Saya juga sudah tanda tangan kerjasama dengan developer untuk pembangunan rumah subsidi bagi PNS dan honorer yang perlahan dibangun. Itu semua kita lakukan perlahan untuk berupaya mensejahterakan,” jelas Rafiq.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjan Cabang Batam, Jefri Iswanto yang didampingi dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pembantu Tanjungbalai Karimun, Rudianto Panjaitan berterimakasih karena pemerintah daerah Kabupaten Karimun telah mengikutsertakan semua tenaga honornya dalam BPJS Ketenaga Kerjaan.

“Kami dari pihak BPJS Ketenagakerjaan sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati karena telah mengikutsertakan semua honor daerah termasuk dari Perkim 325 orang, bahwasanya mereka sudah dilindungi dalam program jaminan ketenagakerja dan jaminan kematian, kartu ini kami berikan kepada seluruh honor daerah untuk sebagai identitas diri jika terjadi resiko kecelakaan kerja dimana perlindungannya dari rumah menuju ke tempat kerja kembali lagi ke rumah, kami lindungi terhadap resiko kecelakaan kerja hingga meninggal dunia,” ungkap Jefri.

Jefri juga mengatakan, untuk tenaga honor daerah, pihaknya menentukaan iuran sebesar 0,54 persen dari gaji yang diterima setiap bulannya.

“Setiap bulan kita hanya lakukan pemotongan 0,54 persen dari gaji, dengan potongan sekecil itu, kita bisa memberikan santunan kepada honorer yang mengalami kecelakaan kerja. Jika terjadi kecelakaan saat bekerja seluruh biaya pengobatan akan kami tanggung, tidak ada batasnya. Jika terjadi resiko kecelakaan kalau rawat inap di rumah sakit berbulan bulan, maka gaji honor tersebut kami yang tanggung, namun jika meninggal dunia karena kecelakaan saat kerja, maka kami akan memberikan santunan berupa uang tunai, bantuan kubur sebanyak 3 juta rupiah, 200 ribu setiap bulannya untuk ahli waris selamaa 2 tahun, dan beasiswa untuk satu orang anak sebesar 12 juta rupiah,” jelas Jefri.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva