BPJS Serahkan 145 Juta Kepada Keluarga Almarhum Petugas Kebersihan Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Akibat ditinggal suaminya yang meninggal dunia saat sedang bekerja sebagai petugas kebersihan dari Dinas Perumahan Kawasaan Pemukiman dan Kebersihan, Tarwinah (50th) terima santunan berupa uang tunai sebesar 145 juta rupiah dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun, di lapangan rumah Dinas Bupati Karimun, Senin (7/5) pagi.

“Pagi ini kita lakukan penyerahan BPJS Ketenagakerjaan untuk kecelakaan bagi tenaga kerja yang tertimpa musibah, petugas kebersihan yang kecelakaan di jalan pada saat bekerja mengambil sampah hingga yang bersangkutan berpulang ke rahmatullah beberapa waktu lalu. Pihak BPJS akan serahkan santunan ke ahli waris karena sudah kita masukkan ke BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya. Semoga santunan yang didapatkan keluarga dari almarhum dapat sangat bermanfaat,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sambutannya.

Sementara itu, Tarwinah yang merupakan istri dari almarhum Masduri mengaku sangat terharu atas kepedulian dari pemerintah Kabupaten Karimun sehingga dirinya berkesempatan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah, saya dan keluarga sangat terbantu, Bapak Bupati sangat perhatian, uang ini akan saya pergunakan untuk beli rumah, karena selama ini kami masih belum punya rumah sendiri, saya masih mempunyai 2 orang anak yang masih sekolah, anak saya ada 6 orang semuanya, tentunya kami sangat kehilangan atas kepergian almarhum bapak,” ujar Tarwinah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, Jefri Iswanto menjelaskan rincian yang didapatkan oleh keluarga korban kecelakaan saat bekerja yang merupakan petugas kebersihan Kabupaten Karimun.

“Kita memberikan santunan kepada ahli waris dari almarhum bapak Masduri sebesar 145 juta rupiah, dengan rincian 125 juta untuk jaminan kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, 3 juta rupiah untuk jaminan bantuan uang kubur, untuk bantuan ahli waris selama 2 tahun yang perbulannya 200 ribu rupiah dengan total 4,8 juta rupiah, dan beasiswa untuk 1 orang anak almarhum sebesar 12 juta rupiah, semoga apa yang telah kita berikan dapat bermanfaat untuk kelyarga korban ” ungkap Jefri.

Diketahui almarhum Masduri meninggal dunia saat dalam bekerja, almarhum ditabrak oleh sepeda motor pada saat sedang mengangkat sampah di Jalan Kelurahan Balai Kota Kecamatan Karimun sekira 40 hari yang lalu. Almarhum mengalami benturan keras di kepala sehingga mengeluarkan darah dari hidung, pada saat perjalanan menuju RSUD, nyawa almarhum Masduri tidak tertolong hingga meninggal dunia.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva