Pemda Karimun Melestarikan Khazanah Budaya Melayu

Karimun,beritakarimun.com – Dinas Perpustakaan Kabupatan Karimun, berusaha menggali literasi atau minat baca di kalangan murid se-Kabupaten Karimun melaui legenda-legenda atau suatu kisah yang dianggap oleh rakyat sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi.

Kasi Pelayanan perpustakaan dan Otomasi Kabupaten Karimun, YoriTayana mengatakan upaya literasi melalui legenda lokal yang diperlombakan ini bertujuan untuk melestarikan khazanah budaya melayu.

“Ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan literasi atau minat baca bagi murid-murid di Kabupaten Karimun,” ujar Yori, Kamis (26/4).

Dengan Lomba Cerita Kita Lestarikan Khazanah Budaya Melayu ini juga merupakan program pemerintah pusat untuk mengembalikan legenda-legenda nusantara di tengah-tengah masyarakat.

“Pemerintah menginginkan legenda-legenda Nusantara yang memiliki pesan moril supaya diteruskan ke generasi muda untuk dapat dipelajari,” ujarnya.

Dalam lomba cerita tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh peserta yang terdiri dari 24 peserta utusan se-kecamatan untuk dapat menceritakan legenda Moyang Seraga, Badang Perkasa, Doarif dan putri gunung ledang serta Tempayan.

“Dari cerita yang mereka sampaikan nantinya akan dinilai mana-mana yang terbaik dalam menyampaikan cerita tersebut,” katanya.

Dalam perlombaan tersebut pihaknya melibatkan 4 orang dewan juri yang terdiri dari 2 orang sejarahwan Karimun dan 2 orang lainnya dari akademisi. Dimana para juri nantinya akan menilai sunstansi legenda yang disampaikan, improvisasi anak dan lain sebagainya.

“Perlombaan ini tentunya untuk mencari juara pertama, kedua dan ketiga. Selanjutnya perlombaan serupa akan digelar di tingkat Provinsi, masing-masing pemenang akan mewakili Karimun dalam tingkat Provinsi,” katanya.

Selanjutnya perlombaan serupa akan kembali digelar di tingkat nasional pada waktu yang akan datang.

Perlombaan ini sendiri di sampaikan oleh murid kelas 3 sampai kelas 5 Sekolah Dasar, dimana masing-masing cerita disampaikan dengan bahasa-bahasa daerah sebagai bahasa pendekatan yang tetunya didukung dengan dialek dan mimik anak-anak tersebut.

Dalam lomba ini, yang menjadi pemenang pertama utusan SDN 002 Karimun atas nama Derry Hardani, Juara kedua utusan SDN 001 Ungar atas nama Annisa Syadiq dan Juara ketiga utusan SDN 002 Durai atas nama Jonnatani Ar Rumoloni.

Sedangkan untuk juara harapan 1 dimenangkan oleh utusan dari SDN 001 Karimun atas nama Novia Alya Praziela, Harapan II utusan SDN 001 Kundur atas nama Dela Maysyara dan Harapan ke III utusan SDN 005 Meral Barat atas nama M.Ghazi Al Givari.

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet carladiva