Bupati Resmikan Beras ‘Aura Karimun’ Asal Kundur

Kundur,beritakarimun.com – Kabupaten Karimun saat ini telah memiliki produksi hasil pertanian berupa beras melalui proses persawahan sistem tadah hujan bioindustri padi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat bumi maritim.

Kawasan industri padi tersebut berada di Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten karimun, Kepri.

Pelucuran hasil pertanian lokal tersebut dilakukan langsung oleh bupati Karimun Aunur Rafiq yang diberi nama Beras Aura Karimun dengan didampingi oleh Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Pertanian Profesor Rispaheri, serta OPD terkait.

“Desa Teluk Radang sebagai Kawasan industri pertanian bioindustri padi yang dibantu litbang kementrian pertanian. Kita sudah ada mesin penggilingan dan pengeringan padi, dan tinggal gudang penyimpanan yang belum ada,” Kata Aunur Rafiq usai meresmikan peluncuraN beras dan pengoperasian mesin, Minggu (1/4/).

Produksi tahap awal, pemerintah hanya melakukan penggilingan padi sebanyak 25 ton. Namun, pada musim selanjutnya dilakukan peningkatan produksi hingga 150 ton pertahun dengan luas 50 hentar dari 275 hektar.

“Musim berikutnya kita coba tingkatkan. Kita coba 50 hektar dari 275 hektar lahan yang belum semua siap. Sementara untuk harga jual bagi masyarakat setempat Rp 12 ribu per kilogram,” ungkap Bupati Rafiq.

Namun, produksi beras tersebut belum bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karimun. Kini hanya bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar Kecamatan Kundur.

Proses pengairan sawah, menggunakan proses pengairan tadah hujan, Rafiq berharap bisa berkembang. Bertujuan untuk meningkatkan penghasilkan petani.

“Kita berharap kedepan, kawasan ini bisa berkembang dengan baik, sehingga petani disini lebih bisa untuk meningkatkan penghasilannya, dan apa yang menjadi kekurangan bagi petani kedepan kawasan ini akan ditata dengan baik,” ujar Aunur Rafiq.

Usai meresmikan kawasan industri padi tersebut, Bupati dan rombongan serta masyarakat setempat makan bersama dengan nasi hasil dari beras Aura Karimun.

 

 

 

Reporter: Khairul