BRI Tanjung Balai Karimun Perkenalkan Uang Elektronik Ke Siswa

Karimun, beritakarimun.com – Agar orang tua bisa lebih mengawasi atau memantau penggunaan uang jajan anaknya di Sekolah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tanjung balai Karimun memperkenalkan uang elektronik berupa Kartu ‘BRIZZI’ yang bisa dengan mudah diisi ulang kepada SMP Negeri 2 Tebing Binaan Karimun.

Kepada beritakarimun.com, Pimpinan Cabang BRI Tanjung Balai Karimun Hendri Wahid Utama Jones menjelaskan tujuan pihaknya memperkenalkan uang elektronik kepada para siswa di SMP Negeri 2 Tebing Binaan Karimun.

“Seperti yang kita lihat saat ini, maraknya peredaran narkoba serta kenakalan remaja lainnya di Indonesia banyak membuat para orang tua was-was atau khawatir, maka dari itu kita dari BRI memperkenalkan kartu BRIZZI kepada para siswa agar orang tua dapat mengawasi pengeluaran keuangan anaknya sehingga tidak membeli hal-hal yang dapat merusak anak,” ungkap Hendri.

Kata Hendri, selain dari pada itu pihaknya juga berupaya membantu salah satu program nasional yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Pemerintah yang telah diterapkan.

“Kita juga berupaya membantu salah satu program nasional yaitu gerakan nasional non tunai yang diinisiasi Bank Indonesia dan Pemerintah sehingga bisa lebih effisien, uang beredar dapat berkurang, selain itu juga mengajari anak-anak sekolah untuk menggunakan uang elektronik, karena ini uang masa depan, dengan kecanggihan teknogogi yang kita lihat sekarang semua itu nantinya akan diganti dengan digital,” ujar Hendri.

Hendri mengatakan, kartu BRIZZI yang diperkenalkannya itu dapat dipergunakan di tempat berbelanja yang ada mesin BRIZZI nya.

“Kartu BRIZZI ini hanya bisa terisi uang paling banyak 1 juta, kita batasi karena kartu ini kalau sudah hilang tidak dapat diganti sesuai kartu lama, jadi kalau hilang ya sama seperti uang biasa, tidak bisa diadakan lagi. Kalau mau beli musti beli ulang, kartu ini berlaku seumur hidup, tidak perlu melakukan administrasi bulanan, kartu ini harganya 20 ribu rupiah per kartu, kartu ini bisa diisi ulang dengan langsung mengunjungi Bank BRI terdekat ataupun bisa ditransfer melalui rekening Bank apa saja, bisa digunakan diseluruh Indonesia yang memiliki logo BRIZZI, di Karimun sendiri kita sudah menyebarkan sebanyak 100 mesin edisi BRIZZI, Disetiap Minimarket, Supermarket, SPBU bahkan di Kantin-kantin sekolah yang bekerjasama sama dengan kita, akan kita letakkan, orang tua bisa menggunakan Aplikasi BRI Mobile untuk melihat informasi apa saja yang dibeli oleh anak-anaknya melalui Android. Selain siswa, seluruh masyarakat Indonesia juga bisa menggunakan kartu tersebut, kita ke SMP N 2 Tebing Binaan Karimun sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan untuk mencoba pertama kali, nantinya secara perlahan kita akan berupaya menerapkan uang elektronik ini ke 60 sekolah di Kabupaten Karimun,” jelas Hendri.

Sementara, Kepala SMP Negeri 2 Tebing Binaan Karimun, Raja Hernayati saat ditemui pada saat pembagian kartu BRIZZI di Sekolahnya yang bertepatan dengan hari ulang tahun SMP Negeri 2 Tebing Binaan Karimun yang ke 15, mengaku sangat mendukung program uang non tunai yang diperkenalkan BRI untuk siswa siswinya.

“Tentunya kita sangat senang dengan adanya program uang non tunai atau uang elektronik ini, karena sangat membantu orang tua dan sekolah, orang tua bisa kontrol belanja anaknya, sehingga keuangan jadi terarah, Dinas Pendidikan menunjukkan kita sebagai contoh pemula yang akan memberlakukan uang elektronik, semoga kedepan tidak ada kendala dan berjalan dengan baik. Sehingga anak-anak dapat mengikuti kemajuan zaman dengan baik pula.” ujar Raja Hernayati.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet carladiva