Tahun Ini BPN Karimun Keluarkan 13.000 Sertifikat Tanah

Karimun, beritakarimun.com – Akibat selesainya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2017, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karimun bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan 8112 sertifikat tanah milik masyarakat Kabupaten Karimun, di halaman Kantor BPN Karimun, Senin (5/3).

“Di Kabupaten Karimun mendapatkan 8112 persil atau sebidang tanah dengan ukuran tertentu untuk tahun anggaran 2017, sebagian sudah di serahkan, sebagian lagi 5000 lebih masih dalam proses berjalan untuk diserahkan, kemudian tahun 2018 ini kita mendapatkan lagi sebanyak 13000 persil, kalau kita lihat hampir 22 ribu persil tanah di Kabupaten Karimun yang sudah mendapatkan sertifikat. Kita juga sudah mendapatkan peta lokasi setiap Kecamatan tentang kondisi kepemilikan status tanah di Kabupaten Karimun. Kita selama ini tidak mempunyai data, namun sekarang ini kita sudah punya, baik itu tanah sudah sertifikat baik itu tanah yang sedang dalam pengurusan, baik itu tanah negara dan lain-lain, itu sudah terpeta dengan kita,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq saat menghadiri acara Penyerahan Sertifikat hak atas tanah di halaman Kantor BPN Kabupaten Karimun, Senin (5/3).

Bupati Rafiq juga mengucapkan terimakasih kepada pihak BPN yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, serta memberikan selamat kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat tanah secara gratis.

“Kita dari Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat melalui BPN program 2017 sudah mencapai target yang pencapaiannya hari ini telah diserahkan.Selamat kepada masyarakat penerima sertifikat tanah secara gratis, Saya mengimbau setelah tanah sudah mendapatkan sertifikat jangan mudah melepaskan dan dialihkan haknya jangan dijual dulu Itu adalah aset milik kita yang ditinggalkan untuk generasi yang akan datang.” ujar Rafiq.

Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Karimun yang baru dilantik, Jemmy Dolly mengatakan, pihaknya akan berupaya melaksanakan tugas kedepan dengan semaksimal mungkin.

“Tahun 2018 ini kita mendapatkan 13000 sertifikat dan 15000 pemetaannya, karena dalam ketentuan pendaftaran tanah sistematis lengkap sudah ada ketentuan khusus yang mengatur tentang hal itu sehingga tentunya kami akan melaksanakan semaksimal mungkin, kita memiliki target 2018 sesuai arahan dan penekanan dari Kementerian Agraria Tata Ruang agar pada bulan September harus sudah selesai.

Jemmy berharap, dalam jabatan yang baru saja diembannya ini, pihaknya dapat menjalankan tugas sebaik mungkin serta menjaga amanah yang telah diberikan.

“Saya berharap kepada semua jajaran kami dan tentunya dibantu jajaran Kelurahan serta Kecamatan untuk dapat bekerjasama dengan baik, tanpa mereka juga kami tak bisa berbuat apa-apa, mereka ujung tombak kami. Kami sudah dibekali oleh honorharium yang diberikan oleh negara, maka dari itu bila kedepan ada teman yang bermain di bawahnya tolong laporkan ke saya. Saya pindah ke Karimun tujuan utama adalah menjalankan pelaksanaan publik yang ada di sini terkait dengan legalisasi aset. Kedepan kalau tersendat ada masalah mari sama-sama cari solusi, saya juga tidak akan membatasi jika ada masyarakat yang mau ketemu saya,” tutup Jemmy.

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva