Bupati Karimun: Kalau Ada Yang Memungut Uang, Lapor Tim Saber Pungli

Karimun, beritakarimun.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq minta para pengurus pertanahan dan petugas untuk tidak bermain-main dengan pengurusan administrasi sertifikat tanah yang sudah digratiskan oleh pemerintah pusat.

“Selamat kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat tanah secara gratis, kami pemerintah daerah sudah menerbitkan Perbup nomor 318 dan Perbup nomor 2 tahun 2018 tentang penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PBHTB) yang harus dibayarkan oleh masyarakat akibat proses pengadaan sertifikat tanah terhadap milik mereka. Semuanya secara keseluruhan gratis,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq saat menghadiri acara Penyerahan Sertifikat hak atas tanah di halaman Kantor BPN Kabupaten Karimun, Senin (5/3).

Bupati menegaskan kepada petugas yang menangani administrasi sertifikat tanah agar tidak lagi memungut serupiah pun karena biayanya sudah ditanggung oleh negara.

“Tidak ada pungutan serupiah pun, baik itu dari RT RW Lurah Camat Kades tidak dibenarkan. Begitu juga di BPN sudah ditanggung biayanya oleh negara, kalau ada yang memungut uang, laporkan ke tim saber pungli, saya persilahkan, karena tidak mengindahkan apa yang kita sampaikan dan tidak mengindahkan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, mereka kan ASN yang punya gaji punya tunjangan, jadi jangan bermain-main curang dilapangan. Jangan ada lagi pungutan-pungutan di luar ketentuan yang berlaku baik itu yang tertera pada perda maupun terhadap perundang-undangan yang berlaku, di luar itu dianggap pungli dan siap-siap berhadapan dengan tim saber pungli. Kalau untuk sanksi, jelas proses hukum pidana, kalau ASN menurut undang-undang sekarang berhenti, jadi makanya jangan sekali-sekali bermain dengan pungutan liar.” tegas Bupati Rafiq.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva