Wakil Bupati Karimun Buka Bimtek Bantuan dan Pelaporan Keuangan Parpol

Karimun, beritakarimun.com – Para pengurus parpol bisa menggunakan bantuan sesuai dengan aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karimun memberikan bimbingan teknis terkait bantuan keuangan dan pelaporan keuangan partai politik di Kabupaten Karimun kepada pengurus parpol peserta pemilu legislatif 2019 mendatang di Karimun City Hotel, Selasa (27/2).

“Kami berharap, agar para pengurus parpol dapat menggunakan bantuan dana partai politik dari pemerintah daerah dengan sebaik-baiknya. Gunakanlah dana itu sesuai peruntukannya, mulai dari pendidikan politik hingga kebutuhan operasional partai termasuk juga membiayai kesekretariatan. Jika dana itu digunakan dengan baik, maka ke depan tidak akan menimbulkan masalah,” ungkap Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim saat membuka bimtek tersebut.

Sementara ITU, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Karimun Rizal Aidi menyampaikan, berdasarkan Bimtek Permendagri no 06 tahun 2017 tentang Bantuan Keuangan Partai Politik, ada 2 jenis kegunaan dana bantuan yang diberikan kepada partai politik, yakni untuk pendidikan politik dengan presentasi sekitar 70 persen dan dana operasional termasuk kesekretariatan sebesar 30 persen. Besaran bantuan keuangan kepada partai politik diberikan berdasarkan jumlah suara yang diperoleh pada pemilu legislatif sebelumnya. Artinya, partai politik yang menjadi pemenang pemilu legislatif pada 2014 lalu akan mendapatkan dana parpol yang lebih besar ketimbang partai politik lainnya. Untuk Karimun, pemenang pemilu itu adalah Partai Golkar, Demokrat dan Partai Hanura.

“Bantuan-bantuan keuangan partai politik itu nilainya sebesar 7.081 rupiah per satu suara dan dikalikan dengan jumlah suara yang diraih oleh partai politik pada pemilu legislatif 2014 lalu. Jika dilihat dari jumlah kursi yang ada di DPRD Karimun, maka jumlah suara yang diperoleh partai politik peserta pemilu terbanyak itu diantaranya Partai Golkar, Demokrat dan Hanura,” ungkap Rizal Aidi.

Menurut informasi yang dihimpun, selain bantuan dari pemerintah, sumber pendanaan partai politik terbesar masih berasal dari iuran anggota, kemudian dari anggota yang duduk di DPRD serta sumbangan dari pihak ketiga yang bisa dipertanggungjawabkan. Terkait sumber dana ini, maka parpol memiliki kewenangan penuh untuk menggunakan dana yang dimiliki untuk membesarkan partai dan membina para kader mereka.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet carladiva