Tahun Ini SMP Binaan Karimun Akan Laksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer

Karimun, beritakarimun.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP Se-kabupaten Karimun untuk tahun 2018 bertambah menjadi 8 sekolah, SMP Negeri 2 Tebing Binaan Karimun merupakan sekolah negeri yang sudah 2 tahun dipercayai untuk melaksanakan UNBK.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim saat dikonfirmasi reporter beritakarimun.com mengatakan, pada tahun 2018, SMP di Kabupaten Karimun yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer bertambah.

“Pada tahun 2017 terdapat 6 sekolah yang dipercayai di Kabupaten Karimun untuk melaksanakan UNBK, namun untuk tahun ini bertambah menjadi 8 sekolah, yaitu SMP Negeri 2 Tebing Binaan Karimun, SMP Mahabody, SMP Vidya Sasana, SMP Muhammadiyah, SMP Darul Mukmin, MTS Yaspika, MTS Negeri dan SMP Sato Yusuf,” ungkap Bakri.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Tebing Binaan Karimun, Raja Hernayati mengaku sedikit khawatir dengan jaringan internet yang berada di Sekolahnya ketika muridnya akan menghadapi UNBK nantinya.

“Kita sangat bangga karena pada tahun ini sekolah kita diberikan kesempatan untuk melaksanakan UNBK secara mandiri di sekolah, untuk tahun pertama (2017) kita melaksanakan UNBK dengan menggunakan fasilitas komputer di SMP Yaspika, namun tahun ini Alhamdulillah kita dipercayai untuk melaksanakan UNBK dengan fasilitas kita sendiri di sekolah kita sendiri,” ujar Raja Hernayati.

Raja Herna juga mengatakan, Rabu pagi (14/2), pihaknya melakukan simulasi secara serentak se-Indonesia selama dua hari berturut-turut dari tanggal 14-15 februari 2018 dengan 4 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.

“Pagi ini kita melakukan simulasi secara serentak mulai pukul 08.00 Wib dan berakhir pukul 10.00 Wib di sekolah kita, dengan jumlah siswa 113, kita menggunakan 3 sesi, dengan menggunakan dua ruangan kelas. Alhamdulillah sekarang kita sudah memiliki 40 unit komputer yang akan kita pergunakan untuk UNBK pada 23 sampai 26 April 2018 nantinya. Yang kita khawatirkan ialah terkait signal jaringan internet nantinya, karena di Wilayah SMP kita signalnya agak sulit, namun setelah kita coba dengan menggunakan teknisi dari SMP Yaspika dan guru Internal kita, alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Namun kita tetap antisipasi dengan pihak PLN, pihak jaringan serta Dinas Pendidikan agar semuanya tetap bisa berjalan dengan lancar hingga pada waktu pelaksanaan ujian nantinya.” tutup Raja Herna.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva