Oknum Pegawai PLN Yang Terkena OTT, Akibat Manipulasi Denda P2TL Pelanggan

Karimun,beritakarimun.com – Operasi Tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim saber pungli Polres Karimun terhadap Oknum Pegawai PLN Tanjung Balai Karimun HT (30th), Senin (12/2), mengungkap pemerasan terhadap denda Operasi Penertiban Penyelewengan Tenaga Listrik (P2TL).

Tersangka HT (30) sempat meminta uang Senilai 32 juta kepada Korban IJ yang merupakan warga Kecamatan Buru. Kemudian, Korban menyanggupi atas denda P2TL tersebut sebesar 15 Juta Rupiah yang ditawarkan oleh oknum Pegawai PLN itu.

“Alasannya adalah untuk pembayaran denda atas operasi P2TL, sampai sekarang tersangka juga belum bisa menunjukan putusan dari pembayaran denda tersebut yang sebanyak 15 juta itu,” Ucap Kepala Unit tindak Saber Pungli Kabupaten Karimun AKP Lulik Febyantara, Selasa (13/2).

Baca Juga: Oknum Pegawai PLN Tanjung Balai Karimun Tertangkap OTT

Saat ini, pihak nya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi-saksi, termasuk memeriksa sejumlah alat bukti berupa dokumen yang berkaitan dengan operasi Penertiban Penyelewengan Tenaga Listrik (P2TL) yang dilakukan PLN Rayon Tanjung Balai Karimun.

“Sampai sekarang kita masih lakukan pemeriksaan terhadap tersangka, beberapa saksi juga sudah kita panggil hari ini, termasuk sejumlah dokumen yang berhubungan dengan P2TL,” Ujar AKP Lulik

Mantan Kepala Subrayon PLN Rayon Tanjung Balai Karimun Cabang Karimun itu ditangkap di Kantor PLN Karimun beserta barang bukti berupa uang sejumlah 15 Juta Rupiah pada Senin 12 Februari 2018.

Atas Kasus yang menjeratnya, Pelaku disangkakan pasal 8, pasal 12 Huruf e Undang-undang Tipikor dan atau pasal 368 Tentang pemerasan.

 

 

Reporter: Khairul
Editor     : Codet Carladiva