Cuaca Buruk, Pendapatan Nelayan Karimun Berkurang

Karimun, beritakarimun.com – Hampir dua hari ini pendapatan para nelayan mencari ikan dilaut sangat turun drastis, pasalnya angin kencang serta cuaca ekstrem dalam dua hari ini membuat para nelayan kesulitan dalam beraktivtas.

Sebut saja Safrudin, yang merupakan nelayan Awang Noor Kecamatan Meral Kabupaten Karimun Kepulauan Riau mengeluh dan sempat terkejut karena penghasilannya mencari udang di laut Karimun beberapa hari belakangan ini menurun drastis hingga 10 kali lipat.

“Saya biasa mencari udang dengan menggunakan alat tangkap Jaring Pukat, biasanya dalam satu hari saya bisa mendapatkan udang putih sebanyak 3 Kilo gram, belum lagi ikan dan kepiting yang sekira hampir 4 kilogram, namun saya sangat terkejut, dengan keadaan cuaca yang tak menentu saat ini, penghasilan saya yang biasanya mendapatkan udang putih sebanyak 3 kilo, sekarang hanya dapat 3 ons saja,” ungkap Safrudin kepada reporter beritakarimun.com, Selasa (13/2) siang.

Menurut Safrudin, biasanya paling sedikit dirinya mendapatkan udang sebanyak 1 Kilogram, namun meski sampai belasan tarikan, jumlah udang yang hanya 3 ons itu memang mengejutkan.

“Biasanya kita mencari udang dari jam 8 malam sampai jam 12 malam, itu kita bisa menghasilkan 3 kiloan udang dan 4 kiloan ikan serta kepiting, itu juga hanya 6 atau 7 tarikan saja, namun semalam kita pergi dari jam 10 malam hingga jam 4 subuh dan hanya menghasilkan 3 ons udang saja, sedangkan ikan dan kepiting hanya dapat 2 kilo setengah, padahal sampai subuh kita sudah mengeluarkan tenaga dengan 13 an tarikan jaring pukat,” ujar Safrudin.

Safrudin mengaku, ia yang selalu melaut bersama rekannya di laut Sungai Lakam itu saat ini sangat merasa kesulitan, dirinya hanya berharap keadaan cuaca di Kabupaten Karimun segera normal kembali sehingga ia bisa mencari nafkah dengan lancar untuk makan anak istrinya.

“Saat ini tentunya kita merasa sangat kesulitan, keadaan angin yang tak menentu dan air laut yang saat ini jernih ini sudah terjadi sejak 2 minggu belakangan ini. Kita hanya bisa berharap keadaan cuaca bisa normal kembali sehingga bisa memenuhi kebutuhan sehari-har,.” uajr Safrudin.

Sementara Observer Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karimun, Pande Parwata, Selasa (13/2) menjelaskan perkiraan keadaan cuaca di Kabupaten Karimun pada saat ini.

“Cuaca diprakirakan masih didominasi cerah berawan dan ada potensi hujan lokal disiang hari, Sedangkan untuk Suhu berkisar antara 25 sampai dengan 31 derajat celsius, kelembaban udara di permukaan 60 hingga 90 % dan arah angin berkecepatan cukup tinggi dengan rata-rata 30 km/jam.” jelas Pande.

Dengan demikian, Pande mengimbau kepada pengguna jasa transportasi laut serta nelayan agar tetap terus waspada dan berhati-hati.

“Untuk para nelayan serta pengguna jasa transportasi laut agar berhati-hati terhadap arus laut yang kencang di seluruh wilayah Kepulauan Riau, Prakiraan kelembaban udara yang rendah dan kecepatan angin yang tinggi di lapisan atas kurang mendukung proses pertumbuhan banyak awan.” tutup Pande.

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva