Anggota DPRD Karimun Minta Camat Moro dan Wakil Bupati Karimun Jaga Etika

Karimun, beritakarimun.com – Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Komisi III yang merupakan fraksi dari Partai Golongan Karya (Golkar), Samsul mengaku kecewa karena seperti tidak dianggap pada acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan di Kecamatan Moro, Senin malam (11/02).

“Saya sangat merasa tersinggung dengan panitia dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, pasalnya sebagai tamu undangan yang diundang secara resmi, saya seperti tidak dianggap hadir pada malam acara pembukaan MTQ di Kecamatan Moro,” ungkap Samsul yang merupakan Anggota Dewan Kabupaten Karimun dapil Moro-Durai.

Dalam curhatannya, Samsul mengatakan bahwa panitia penyelenggara seperti sengaja tidak memperdulikan dirinya sebagai anggota Dewan.

“Camat beserta panitia tidak menghargai anggota dewan yang hadir, itu tidak boleh, aturan protokeler sudah jelas, kalau soal pribadi saya tak butuh penghormatan lebih baik tak usah diundang, tak diundang saya tak protes. Menyapa saya saja tidak, padahal panitia lebih dari tau ditempat acara dan ngobrol sambil menunggu rombongan hadir, menurut saya seksi acara yang setting jadi tak beres protokolernya. Padahal Camat tu jumpa saya tapi saya heran anggota Dewan di undang resmi tapi kehadiran sperti tidak dihargai dan menghormati lembaga,” ucap Samsul.

Ketersinggungan Samsul semakin memuncak ketika Wakil Bupati Karimun Anwar hasyim juga ikut tidak menyebutkan namanya dalam kegiatan itu.

“Sebagai anggota dewan saya tersinggung dengan sambutan camat dan wabup diacara pembukaan MTQ Kecamatan Moro, kehadiran saya dianggap tidak ada disitu,”ungkap Samsul kecewa.

Merasa tak dianggap, ia pun meninggalkan kegiatan tersebut pasca orang nomor dua Kabupaten Karimun sedang berpidato.

“Pas Wabup lagi pidato,saya berdiri, wabup nampak karna tak jauh didepannya, saya langsung meninggalkan lokasi acara, ujar Samsul.

Samsul berharap kejadian seperti itu tidak terjadi lagi dan berharap kepada Camat Moro dan wakil Bupati Karimun agar menjaga etika agar tidak ada yang merasa ketersinggungan dikemudian hari.

 

 

 

Reporter: Tim
Editor     : Codet carladiva