Pelabuhan Malarko Tanjung Balai Karimun Kembali Beroperasi Tahun Ini

Karimun, beritakarimun.com – Pelabuhan Malarko, merupakan pelabuhan terbengkalai sejak 2012 lalu yang rencananya akan digunakan sebagai pelabuhan bongkar muat kontainer yang berada di Dusun Pelambung Desa Pongkar Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, akhirnya akan dikerjakan kembali pada tahun ini (th 2018).

Hal tersebut diputuskan saat Bupati Karimun Aunur Rafiq memaparkan kepada Menteri Perhubungan pada akhir Januari 2018 lalu tentang Kabupaten Karimun yang merupakan daerah Free Trade Zone (FTZ) dan juga sebagai daerah terdepan yang memerlukan infastruktur yang baik.

“Kita sampaikan tentang Kabupaten Karimun yang merupakan daerah FTZ dan juga sebagai daerah terdepan serta daerah terluar yang tentunya memerlukan infastruktur yang baik khususnya keplabuhanan,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq di Gedung Balai Nilam Sari, Senin (5/2).

Bupati menyebutkan usai memaparkan hal tersebut kepada pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pihaknya langsung mendapatkan kabar gembira.

“Alhamdulillah tahun ini pelabuhan Malarko yang telah lama terbengkalai akhirnya akan dilanjutkan lagi dengan dana APBN sebanyak 50 miliar, dan tahun depan (th 2019) akan diselesaikan lebih kurang 50 hingga 70 miliar,” ujar Rafiq.

Bupati mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Kawasan untuk memikirkan penggarapan jalan disisi bagian darat.

“Insyaallah akan selesai, kita sharing dana dari Kabupaten melalui Badan Kawasan itu juga dengan APBN sebesar 13 miliar pada tahun ini untuk penggarapan jalan di sisi daratnya, pengadaan lahannya juga sudah kita tetapkan dari kita.” kata Rafiq.

Hal tersebut memang sangat diharapkan karena Kabupaten Karimun memang benar-benar sangat memerlukan fasilitas pelabuhan yang memadai.

“Mengapa kita perlukan, karena kita tidak memiliki pelabuhan kontainer mini, food kontainer mini itu kita perlukan, karena Karimun merupakan daerah selat pelayaran, kapal-kapal yang memerlukan prasarana utntuk penampungan barang-barang yang nantinya akan diangkat lagi dengan kapal lain itu bisa kita siapkan, dan mungkin nanti akan dibangun gudang-gudang di sana. Kita juga melihat pelabuhan Malarko ini adalah pelabuhan yang aksesnya sudah mudah di jangkau tidak jauh dari kota, lebih kurang sekitar 10 sampai 12 kilo dari pusat pemerintahan dan pusat kota.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet carladiva