Inilah Catatan Kinerja DJBC Khusus Kepri Di Sepanjang Tahun 2017

Karimun, beritakarimun.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri memberikan pemaparan tentang capaian kinerja sepanjang tahun 2017 dalam Cofee Morning yang diselenggarakan di gedung Kanwil DJBC Khusus Kepri, Rabu (10/01).

Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Rusman Hadi memaparkan beberapa hasil penindakan yang dilakukan pihaknya sepanjang tahun 2017.

“Total Penindakan di lingkungan Kanwil DJBC Khusus Kepri terkumpul sebanyak 324 kasus, dengan rincian di Kanwil DJBC Khusus Kepri sebanyak 90 kasus dengan total nilai barang Rp. 125.270.187.400,- dan total nilai kerugian Rp. 14.167.834.750,-. Untuk total penindakan di KPPBC TMP B Karimun terkumpul sebanyak 103 kasus dengan total nilai barang Rp. 1 956.825.800,- dan total nilai kerugian sebesar Rp. 783.822.310,-. Sedangkan untuk hasil penindakan KPPBC TMP B Tanjung Pinang terkumpul 133 kasus dengan total nilai barang sebesar Rp. 6.893.400.000,- dengan total nilai kerugian sebesar Rp. 861.675.000,-.” ungkap Rusman Hadi.

Rusman memaparkan, untuk Penyidikan dan Penelitian Perkara di tahun 2017, berjumlah 44 kasus, dengan rincian P21 sebanyak 34 kasus, SP3 0 kasus, dan In proses sebanyak 10 kasus.

Baca Juga: Inilah Kasus Penindakan DJBC Khusus Kepri Tahun 2017

“Untuk hasil penelitian perkara, BMN 33 perkara, Sanksi Administrasi 14 perkara, diserahkan ke instansi lain 1 perkara, ditingkatkan ke penyidikan 2 perkara dan sedang dalam proses penelitian ada 2 perkara. Sementara untuk penerimaan dari hasil penelitian yaitu BM; Rp. 16.580.000,- PPN; Rp. 14.638.000,- Pph Impor; Rp. 3.659.000,- Denda Rp. 705.000.000,- dengan total sebesar Rp. 739.877.000,-.” jelas Rusman Hadi.

Sementara menurut keterangan, untuk tindak lanjut barang hasil penindakan ada yang di lakukan pelelangan, ada yang dimusnahkan serta ada juga yang dihibahkan.

“Untuk BMN kita lakukan 7 pelelangan dengan nilai barang sebesar Rp. 2.006.000.000, kita juga lakukan 4 kali pemusnahan serta 6 kali hibah sepanjang tahun 2017. Sementara untuk barang bukti kita lakukan 7 kali pelelangan dengan nilai Rp. 2.629.000.000 dan 8 kali pemusnahan serta 4 kali hibah.” tutup Rusman Hadi.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva