Pria Teluk Uma Ini Dibekuk Satresnarkoba Polres Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Satnarkoba Polres Karimun kembali menyelamatkan anak bangsa dari indikasi beredarnya Narkoba di Karimun, Pasukan yang terdiri dari anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun atau yang dikenal dengan pasukan tim Kuda Putih berhasil meringkus para mantan pekerja PT. Saipem.

Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Nendra Madyatias menjelaskan kronologis upaya pihaknya yang dibuktikan dengan tertangkapnya tersangka narkotika jenis Sabu yang merupakan mantan Pekerja PT. Saipem itu.

“Pada hari sabtu tanggal 6 Januari 2018 sekira pukul 16.30 WIB, kita mendapatkan informasi adanya seseorang yang tanpa hak melawan hukum, memiliki dan menyimpan atau melakukan transaksi narkotika jenis sabu di rumah di Jalan Teluk Uma Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun,” ungkap AKP Nendra.

Nendra mengungkap, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya dengan cepat langsung melakukan penyelidikan.

“Selanjutnya kita langsung menuju ke tempat yang di informasikan, kita melihat seseorang dengan ciri-ciri yang diinformasikan sedang duduk di dalam rumah sehingga kita langsung melakukan penangkapan dan mengamakan pria bernama Juphrizain (38th) yang terlebih dahulu kita interogasi,” ujar AKP Nendra.

Nendra juga mengatakan, setelah pihaknya lakukan interogasi, pihaknya langsung melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan rumah tersangka.

“Kita lakukan interogasi terhadap Juphrizain, dan ia mengakui menyimpan narkotika jenis sabu dan ia langsung mengeluarkan barang bukti tersebut dari dalam saku celana sebelah kanan dengan disaksikan ketua RT sebanyak 1 (satu) paket sedang narkotika jenis sabu dan 2 paket kecil narkotika jenis sabu yang disimpan dalam botol kecil warna putih. selanjutnya dilakukan penggeledahan rumah di dalam kamar ditemukan 1 Buah Gunting, 1 Buah kotak plastic kecil , Plastik-plastik pembungkus sabu, 1 Buah Timbangan digital yang disimpan dalam kotak kecil warna hijau yang disimpan dalam lemari, dan ditemukan 1 Buah Alat Hisap sabu yang disimpan di samping Ampli,” jelas Kasat Nendra.

Nendra juga menyebutkan, selain mengaku memakai barang tersebut, tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut untuk dijual.

“Menurut informasi yang kita dapatkan, selain menggunakan barang tersebut, tersangka juka mengakui bahwa barang tersebut untuk dijual. Kita langsung lakukan introgasi lebih dalam terkait dari mana tersangka mendapatkan barang haram tersebut, sehingga kita mendapatkan satu orang DPO bernama Are yang saat ini sudah kita geledah kediamannya (kediaman DPO) yang pada saat penggeledahan, DPO Are yang kita cari tidak ada di rumah. Di kediaman DPO dengan disaksikan ketua RT dan Istri dari (DPO) melakukan penggeledahan rumah ditemukan 1 Paket sedang narkotika diduga jenis sabu yang disimpan dibelakang pintu kamar, dan dari dalam lemari ditemukan 1 Buah alat hisap sabu dan 1 pucuk senjata air soft gun jenis Walther. Kemudian tersangka Juphrizain dan barang bukti serta barang bukti DPO, saat ini sudah kita amankan ke Satresnarkoba Polres Karimun untuk pengembangan lebih lanjut,” ujar Nendra.

Sementara itu, polisi terus melakukan pengejaran terhadap DPO Are dan memberi batas waktu satu minggu untuk DPO Are agar menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva