Mengenang Telepon Umum Yang Kian Langka di Indonesia

Karimun, beritakarimun.com – Di era 90-an siapa yang tak butuh telepon koin. Telepon yang terletak di tempat strategis di pinggir jalan itu selalu dipakai, bahkan sampai antre untuk menggunakannya. Tapi apa kabarnya kini?

Dahulu, untuk melakukan komunikasi lokal cukup dengan telepon koin. karena saking pentingnya telepon ketika itu, ada jam-jam tertentu yang padat misalnya malam minggu dan digunakan para remaja.

Bahkan kadang ada yang mengakalinya, uang logam yang dipakai menelepon dilubangi dan diikat benang. Jadi koin bisa digunakan berkali-kali dan bisa ditarik kembali.

Tapi itu di masa lalu, kini keberadaan telepon koin sudah ditelan zaman dimakan waktu. Mungkin jikalau pun ada hanya disimpan oleh kolektor, atau terbiar tak berguna.

“Dulu sering banget pakai telepon koin, tapi sekarang kan sudah ada Ponsel, tinggal SMS,chat saja,” Ujar Deny warga Teluk Air kepada beritakarimun.com.

Kemajuan tekhnologi membuat telepon koin ditinggalkan. Apa yang terjadi di Indonesia, sebenarnya tak jauh berbeda dengan yang terjadi di Inggris, khususnya London. Di kota itu box telepon merah yang amat terkenal perlahan mulai tersingkir.

Kini box-box merah telepon umum itu dipakai hanya untuk foto wisata saja. Tapi bagusnya, di sana telepon tetap berfungsi. Jadi kalau-kalau ada keadaan emergency, bila HP lowbat, telepon umum tetap bisa dipakai. Yang pasti di sana tak ada tangan jahil yang suka iseng mengorek telepon koin.

Nah, sepertinya di Indonesia khusunya di Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau telepon umum tetap perlu. Paling tidak kalau ada sesuatu emergency bisa digunakan. Dan semoga saja, tak ada tangan jahil yang merusak fasilitas telepon umum yang sudah langka.

 

 

 

Editor : Codet Carladiva