Demi Biaya Persalinan Istri, Pria Ini Nekad Mengeram Sabu Dalam Perut

Batam, beritakarimun.com – Petugas Bea dan Cukai Batam mengamankan seorang penumpang kedapatan membawa 169 gram narkotika jenis sabu (6/12) yang rencananya mau dihantarkan pada seorang pemesan yang berada di Medan.

Berdasarkan analisis gerak gerik penumpang berhasil mendeteksi penumpang bernama lengkap Anwar Sakdan (32th) asal Bireuen Aceh.

Menurut Kabid BKLI Kantor Bea dan Cukai Batam, Raden Evy Suhartantyo, modus operandi pelaku dengan cara menyembunyikan sabu didalam balutan karet yang kemudian dimasukan kedalam anus nya.

” Pelaku diamankan akibat membawa narkotika jenis Sabu,yang disembunyikan dengan modus narkotika tersebut dibalut karet dan disembunyikan pada anus nya, “Ujar Evy.

Rencana nya pelaku berangkat dengan menumpang pesawat Lion Air JT-971 tujuan Batam – Kuala Namu pada pukul 10.55 WIB.

Petugas pengamanan bandara Batam curiga terhadap pelaku saat melewati mesin pemindai X-Ray pintu masuk bandara,petugas Bea dan Cukai mencurigai gerak-gerik penumpang Lion Air tersebut.

Kemudian petugas bea dan cukai langsung membawa penumpang tersebut keruangan khusus untuk melakukan tes urine dan pemeriksaan seluruh barang bawaan di salah satu ruangan bandara internasional Hang Nadim batam.

Evy menambahkan setelah di lakukan tes urine,ternyata penumpang positif mengandung metamphetamine,kemudian petugas membawa penumpang yang dicurigai membawa narkotika jenis sabu ini kerumah sakit awal Bros untuk melakukan pemeriksaan dengan cara rontgen tubuh.

“Petugas bersikukuh jika penumpang tersebut menyembunyikan sabu di dalam tubuh,maka nya dilanjutkan dengan pemeriksaan rontgen di rumah sakit awal bros,”jelas Evy.

Dari hasil pemeriksaan rontgen kedapatan 3 benda asing berbentuk kapsul di dalam tubuh Anwar Sakdan,yang kemudian pihak medis mengeluarkan bungkusan karet berisi sabu seberat 169 gram.

Sementara itu, pelaku nekad menjadi kurir narkotika akibat butuh uang untuk biaya persalinan isteri nya yang tidak lama lagi akan melahirkan.

” saya butuh uang untuk biaya persalinan isteri yang dalam waktu dekat mau melahirkan,untuk upah hantar diberi 3 juta rupiah, ” ujar Anwar.

Kemudian pelaku dan barang bukti sabu dibawa ke kantor Bea dan Cukai Batam untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,rencananya tersangka dan barang bukti diserah terimakan ke mapolresta Barelang Batam,”tutup Evy.

 

 

 

Reporter : Agus Siswanto
Editor      : Codet Carladiva