Pukul Istri Hingga Memar, Warga Sei Raya Terancam Lima Tahun Penjara

Karimun, beritakarimun.com – Akibat pukul istri hingga memar, MG (21th) warga Sei Raya RT 003 RW 003 Kecamatan Meral Kabupaten Karimun Kepulauan Riau diamankan anggota Polsek Meral Karimun, Rabu (15/11).

Kapolsek Meral Polres Karimun, AKP Syaiful Badawi, Jumat sore (17/11), mengatakan kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan MG terhadap istrinya berawal dari kata-kata.

“Hari Kamis tanggal 16 November 2017 sekira pukul 11.00 Wib, SND (19 tahun) istri dari MG (21 tahun) yang merupakan warga Kampung Bukit Cincin RT 003 RW 003 Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Meral Kabupaten Karimun melaporkan tindakan kekerasan yang ia alami ke Polsek Meral,Korban menceritakan bahwa kejadian tersebut berawal pada saat dirinya ingin pergi ke rumah abang sepupunya sekira pukul 12.00 Wib, korban mengatakan bahwa suaminya MG membentaknya dengan kata “Kau dengarlah Kata Kau Sendiri” Lalu korban mejawab dengan mengatakan “Dah lah” sambil memukul bagian dada sebelah kiri tersangka dengan menggunakan tangan kosong,” ujar AKP Badawi.

Baca juga: Hati-hati! Pukul Istri Bisa Masuk Hotel Polisi

Badawi menjelaskan, merasa dipukul terus menerus, pelaku MG langsung emosi dan membalas memukuli istrinya.

“Tersangka MG langsung emosi sehingga membalas pukulan istrinya di bagian kepala dan menyekap mulut istrinya dengan menggunakan tangan kanan dan menyeret istrinya dari dapur ke kamar. Atas kejadian tersebut korban mengalami memar di pipi, dagu dan tangan serta luka lecet di leher dan siku,” jelas AKP Badawi.

Atas perbuatannya, pelaku MG langsung diamankan di Polsek Meral, pelaku MG dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) KUHP tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan masa kurungan minimal 5 Tahun Penjara.

 

 

 

Reporter  : Nichita Bella
Editor       : Codet Carladiva