Jika Panggilan Kedua Tak Hadir, Polisi Segera Jemput Paksa Ardiansyah

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Penyidik Satreskrim Polres Karimun segera mengeluarkan Surat Panggilan Kedua kepada Bendahara Dinsos Pemkab Karimun Ardiansyah yang diduga kabur keluar negeri pasca kasus korupsi yang melibatkan dirinya bersama mantan Kadinsos Karimun Indra Gunawan.

Akibat diduga melakukan penyelewengan terhadap uang Negara sebesar 3 Miliar, mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Indra Gunawan ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana kegiatan administrasi umum di tahun 2014-2016 oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun, pada Juli 2017 lalu, namun pihak kepolisian juga telah menyebut Bendahara Dinas Sosial bernama Ardiansyah sebagai tersangka.

Sebelumnya diketahui bahwa pihak kepolisian telah melakukan panggilan pertama terhadap Ardiansyah sebagai saksi, namun hingga saat ini dia tidak kunjung hadir dan diduga berada diluar negeri.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun AKP Lulik Febyantara sik mengatakan, pihaknya baru saja menerima data dari Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun mengenai perjalanan Ardiansyah selama mangkir dari panggilan pihak penyidik Satreskrim Polres Karimun.

“Kita sudah diberikan balasan dari Imigrasi mengenai perjalanan Ardiansyah selama mangkir dari panggilan. Dari data paspor Ardiansyah, diketahui bulan Juni hingga September pernah melakukan perjalanan dari Karimun ke Malaysia dan Batam ke Singapura, untuk singapura dia lakukan dua kali perjalanan,” Ungkap AKP Lulik.

AKP Lulik mengatakan, Perjalanan terakhir Ardiansyah terdeteksi melalui pelabuhan Batam Centre pada Bulan September lalu. Sebelum itu pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai keberadaan Ardiansyah di China dari rekan- rekan korban, namun hal tersebut tidak terbukti dari data yang ada dipaspornya.

“Belum ada data yang menunjukkan dia pernah ke China, dari Paspornya kita hanya menemukan bahwa dia selama ini ke Singapura dan Malaysia,” ujar AKP Lulik.

AKP Lulik juga mengatakan, pihaknya akan segera mengeluarkan surat panggilan kedua kepada Ardiansyah untuk diperiksa. Namun apabila tidak kembali hadir untuk menjalani pemeriksaan, penyidik akan melakukan koordinasi bersama Imigrasi untuk dilakukan pencekalan ke luar negeri.

” Kita akan berkoordinasi, apabila tidak hadir maka kita akan koordinasi bersama Imigrasi, apakah bisa dilakukan pencekalan terhadapnya. Kalau kita tahu keberadaannya maka akan segera kita tangkap dan periksa Ardiansyah sebagai tersangka. Kita akan terus mencari keberadaan Ardiansyah tentunya,” tutup AKP Lulik.

 

 

Reporter  : Nichita Bella
Editor       : Codet Carladiva