Lagi, Warga Negara Malaysia Diringkus Petugas KPPBC Tanjung Balai Karimun

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com –  Simpan Sabu di celana dalam, seorang pria warga Negara Malaysia diketahui bernama YWT (38 th) di amankan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Tanjung Balai Karimun di pintu masuk Pelabuhan Internasional, Sabtu (11/11).

Seksi Pelayanan Informasi KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, Donny menjelaskan kronologis kejadian pelaku YWT diamankan.

“Pada awalnya, petugas kita melakukan profiling yang kemudian mencurigai salah satu gerak gerik penumpang yang baru datang dari Pelabuhan Kukup Malaysia menggunakan kapal Ferry MV Tuah sekira pukul 08.30 Wib, Petugas melakukan pemeriksaan dengan menggunakan X-Ray, namun hasilnya nihil, karena masih tetap curiga, petugas langsung melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap tubuh YWT, ” ungkap Donny.

Dari hasil pemeriksaan badan tersebut, menurut Dony petugas menemukan barang bukti yang diduga Daun Ganja Kering seberat kurang lebih 2,63 gram.

“Petugas temukan sebuah bungkusan plastik yang disembunyikan YWT di celana dalamnya, setelah diperiksa, bungkusan tersebut ternyata berisi narkotika yang diduga jenis ganja lering dengan berat kurang lebih 2,63 gram, kemudian tersangka YWT kita amankan dan kita bawa ke kantor pelayanan,” jelas Donny.

Sementara itu, dalam pengakuan pelaku YWT,  narkoba jenis Sabu yang ia bawa dari Kuala Lumpur Malaysia tersebut benar miliknya dan rencananya akan ia gunakan di Karimun untuk mengisi liburannya.

“Saye datang ke sini bersame kawan saye, saye datang sini cume nak pegi holiday (liburan), ini kali pertame saye datang untuk kenal macam mane bentuk kad Karimun ni. Itu barang memang punye saye, pertame saye tak sengaje tarok barang tu kad bag saye, tapi saye takot petugas perikse, makenye saye tarok dalam celane saye. Tapi ape nak jadi saye tetap ketahuan. Saye bawa untuk kegunaan sendiri, saye beli dengan kawan saye di Kuala Lumpur,” ungkap YWT.

Kini, YWT terjerat pasal 102 huruf e Undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan yaitu menyembunyikan barang impor berupa shabu secara melawan hukum (Penyelundupan).

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva