Inilah Wajah Tugboat Yang Menabrak Balita Hingga Tewas

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Akhirnya Polisi berhasil menangkap Kapal Tugboat beserta tongkang yang menabrak lari Sebuah Kapal nelayan milik Kimtan (50th) warga Kecamatan Meral yang sedang melaut bersama istri dan dua orang anaknya hingga mengakibatkan satu orang anaknya meninggal dunia di perairan Pulau Mudu Kecamatan Meral Barat, Selasa (6/11).

Meninggalnya salah satu anak dari nelayan Meral Karimun ini membuat Polisi Tanjung Balai karimun bergerak cepat untuk mengungkap siapa pelaku serta kapal yang menabrak bocah balita hingga tewas tersebut.

Satu demi satu kapal Tugboat diperiksa oleh anggota Polairud guna memastikan kapal mana yang tega melanggar hingga meninggalkan kapal nelayan tanpa memiliki rasa kemanusiaan untuk menolong nelayan yang dilanggarnya.

Baca Juga: Ditabrak Tongkang Tugboat, Satu Balita Meninggal Dunia

“Anggota Polairud berupaya mengejar kapal Tugboat usai melakukan evakuasi terhadap keluarga korban yang tenggelam, dengan terlebih dahulu menanyakan kepada korban kronologis dan posisi ditabraknya korban, setelah itu korban memberitahu posisi kapal Tugboat mengarah ke arah perairan karimun anak, kemudian anggota mencari Tugboat yang mengarah keperairan Karimun Anak dengan menggunakan kapal patroli C3. Anggota sempat mencari Tugboat itu di Perusahan Tambang PT. Mandiri yang berada di Kecamatan Tebing dan menanyakan satu persatu kapal Tugboat yang sandar di dermaga itu, namun Tugboat yang dicari tidak ditemukan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara.

AKP Lulik juga mengatakan, anggota Polairud Polres Karimun tidak hanya berhenti disitu, mereka langsung bergerak mencari ke Perusahaan Tambang Granit PT. WPK yang juga berada di Kecamatan Tebing.

Baca Juga: Kimtan Berharap Polisi Dapat Menangkap Kapal Tugboat Yang Tewaskan Anaknya

“Anggota menanyakan kepada masyarakat yang pada saat itu berada dekat dengan pelabuhan PT. WPK, menanyakan bahwa kapal Tugboat pada pagi hari ada menyandar di pelabuhan PT. WPK dan selanjutnya masyarakat tersebut memberitahu bawah kapal tagbot hanya satu yang masuk yaitu kapal TB. BUANA POWER V. pada hari yang sama sekira jam 11.30 WIB. Anggota menghampiri kapal TB. BUANA POWER V yang dicurigai tersebut dan menanyakan kepada Crew kapal yang mengemudikan kapal Tugboat terkait kecelakaan yang terjadi di perairan Pulau Mudu. Crew kapal yang mengemudikan pada saat itu mengakui ada menabrak lampu navigasi ( boya) tersebut. Selanjutnya kami cek buku jurnal kapal bahwa jam 04.00 Wib kapal berada pada posisi koordinat lampu navigasi (boya) yang ditabrak tersebut, sehingga Kapal beserta Crew diamankan dan dibawa menuju PT. KMS desa pangke Kecamatan Meral untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Lulik.

 

 

 

Reporter  : Nichita Bella
Editor       : Codet Carladiva