Disambar Petir, Dua Nelayan Pelambung Terombang-Ambing di Laut

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Akibat di sambar petir, sebuah kapal nelayan Milik warga Dusun Pelambung Desa Pongkar Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun tenggelam, hal tersebut mengakibatkan dua orang nelayan terombang ambing di laut, diperairan Tokong Hiu Kabupaten Karimun Kepulauan Riau, Selasa dini hari (7/11) pukul 05.00 Wib.

Kapolsek Tebing Polres Karimun, AKP Budi Hartono, Selasa (7/11) mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari Ketua Nelayan Kecamatan Tebing terkait ada rekan mereka yang disambar petir di perairan Tokong Hiu.

“Kita mendapatkan informasi dari Ketua Nelayan Kecamatan Tebing sekira pukul 07.00 Wib bahwa ada rekan mereka yang merupakan nelayan Pelambong terkena petir di laut, mendengar informasi tersebut kita berkoordinasi dengan Polairud untuk bersama-sama melakukan pencarian terhadap nelayan Pelambong atas nama Zamhur (40 th) dan Rahmah (21 th). Bukan hanya kita, Polair dan TNI AL saja yang melakukan pencarian korban, namun seluruh nelayan dari Pelambung dan Pongkar juga ikut membantu. Dan akhirnya kita berhasil menemukan korban sekira pukul 09.00 Wib di Perairan Tokong Hiu,” ungkap AKP Budi.

Sementara itu, Ketua Nelayan Tebing, Rahim menceritakan kronologis kejadian yang membuat rekannya hingga terombang ambing di laut.

“Awalnya rekan kita menelpon dan mengatakan bahwa kapal yang dinaikinya untuk melaut sudah bocor di daerah Tokong Hiu. Seketika itu hubungan telfon langsung terputus, sehingga kami khawatirkan telah terjadi apa-apa terhadap rekan kami, dengan demikian saya langsung menelfon aparat penegak hukum bersama teman-teman nelayan yang ada di Pelambung dan Pongkar untuk meminta bantuan mencari rekan kami tersebut,” ungkap Rahim.

Rahim mengatakan, setelah beberapa jam mencari rekannya, akhirnya pada pukul 09.00 Wib mereka bisa menemukan rekan mereka sedang terombang-ambing di laut.

“Setelah telpon dari mereka terputus, terfokuslah kami ke Tokong Hiu, kita lihat disana dengan posisi arusnya ke Rangsang jadi kami kejar ke arah sana. Sekira pukul 09.00 Wib, akhirnya kami bisa menemukan mereka yang sedang terombang ambing sambil bertahan di bagian kapal yang masih sedikit mengapung dan langsung kita selamatkan. Menurut cerita mereka, Boat Pancung yang mereka naiki itu disambar oleh petir yang sangat kuat sehingga mengalami kebocoran, mereka tidak menyangka boat mereka pecah akibat petir, sehingga mereka masih lanjut untuk membongkar jaring, setelah mereka baru tersadar, ternyata air sudah naik setengah ke dalam boat, sehingga mereka langsung star mesin menuju daratan, baru sempat 100 meter melaju, kemudian boat tersebut tenggelam akibat ditimbus ombak,” jelas Rahim.

Rahim mengatakan, mereka langsung membawa korban ke Pelambung dan membawa korban ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) untuk ditangani medis.

“Mereka langsung kita larikan ke RSBT, rekan kita Zamhur mengalami rusak di pendengarannya telinga sebelah kiri akibat terkena petir, sedangkan Rahmah kondisinya tidak mengkhawatirkan. Setelah ditangani medis akhirnya mereka diperbolehkan pulang,” tutup Rahim.

 

 

Reporter  : Nichita Bella
Editor       : Codet Carladiva