Bupati Karimun Optimalkan Pendapatan Hasil Daerah

sebarkan:

Karimun,beritakarimun.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap dimasa kepemimpinannya menjadi Bupati Karimun agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam jangka waktu 20 tahun agar dapat mencapai sasaran yang tepat dan semua yang direncanakan bisa tercapai dengam baik.

Bupati Rafiq mengatakan, yang menjadi prioritasnya selama 20 tahun kedepan, tentunya dimulai dari RPJMD 5 tahun masa kepemimpinannya menjadi orang nomor satu di Kabupaten Karimun yaitu sebagai Bupati Karimun, ada beberapa poin penting yang menjadi prioritasnya yaitu meliputi masalah Pendidikan, Kesehatan, Birokrasi, Pelayanan, dan juga Infrastruktur.

“Tentunya yang pertama kita tekankan masalah pendidikan, masalah kesehatan, birokrasi, pelayanan, dan infrastruktur, dan itu inshaa Allah akan kita tuangkan kedalam rumusan kebijakan-kebijakan penganggaran khusus, dan setiap tahunnya melalui APBD kita,” Ujar Rafiq.

Dalam hal itu, Rafiq juga menyebutkan tentang kondisi anggaran keuangan yang saat ini mengalami defisit, ia menjelaskan defisit yang dialami dari pusat khususnya pada bagian dana Bagi Hasil (DBH) yang hingga saat ini terus mengalami penurunan yang signifikan, dan penurunan tersebur menjadi 18 Miliar sebelumnya mencapai 180 Miliar, lalu turun menjadi 124 Miliar, turun lagi menjadi 71 Miliar, dan sekarang hanya 18 Miliar, ini dialami bukan hanya di Kabupaten Karimun saja namun di seluruh Indonesia.

“kita akan berupaya untuk memenuhi target tersebut, walaupun dalam kondisi anggaran yang defisit, kalau berbicara defisit itu berkaitan dengan dana perimbangan dari pusat, untuk menutup defisit tersebut kita berupaya meningkatkan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar target tersebut bisa tercapai,” ujar rafiq.

Dalam hal ini, Pemerintah Daerah akan berusaha untuk mengoptimalkan pendapatan hasil daerah, namun dengan catatan tidak sembarangan dan gegabah, karena apabila dilakukan tanpa melihat kemampuan masyarakat maka itu akan memberatkan.

“untuk itu bagaimana kita mengoptimalkan pendapatan hasil daerah, namun kita tidak bisa gegabah dan sembarangan, takutnya kalau itu kita paksakan dengan peningkatan-peningkatan tanpa melihat dari kemampuan masyarakat maka ini akan memberatkan, oleh karena itu, tentunya sektor-sektor yang kita lihat dapat memungkinkan untuk kita gali, maka kita optimalkanlah demi menutup defisit anggaran tersebut,” Tutup Rafiq.

 

 

Reporter : Putri Permata Sari
Editor       : Codet Carladiva