Penyelundup 3 Kilo Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi Lakukan Reka Ulang

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Satresnarkoba Polres Karimun, Lanal TBK, dan Kejaksaan Karimun, lakukan Rekontruksi penangkapan kapal yang membawa narkoba jenis Sabu dari Malaysia sebanyak 3 kilo lebih, 2240 happy five dan 2024 ektasi, berhasil yang berhasil ditangkap tim WFQR Angkatan Laut beberapa waktu lalu.

“Saat ini kita telah lakukan reka adegan atau rekonstruksi, untuk mengetahui bagai mana cara dan masuknya barang tersebut, dan juga mencari titik terang,” ungkap Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madya Tias, Rabu (25/10).

Setelah dilakukannya rekon, Satresnarkoba akan berencana melakukan gelar perkara. Guna lebih mendalami kasus narkotika tersebut.

“Kita akan lebih perdalam lagi, tiga orang yang diamankan belum kita tetapkan tersangka, nanti setelah gelar akan diketahui,” ujar AKP Nendra.

Menurut pantauan beritakarimun.com, sebanyak 15 adegan diperagakan oleh tiga orang yang masih berstatus terduga, saat rekonstruksi dilakukan di dermaga Lanal TBK yang disaksikan oleh pihak Kejaksaan, Rabu (25/10) siang.

Baca Juga: TNI AL Kembali Gagalkan Penyeludupan Sabu 3 Kilo di Perairan Takong Hiu

Terduga 1 ialah Zulfikri, terduga 2 yaitu Awang Jupri, terduga 3 Noorhaimi, dan terduga 4 Cn (DPO), digantikan seorang anggota Satresnarkoba Polres Karimun.

Adegan pertama, terduga 1 dan 2 mengisi bahan bakar mesin sebelum melakukan perjalanan. Kemudian adegan yang kedua, terduga 3 dan 4 datang, langsung naik keatas kapal. Saat naik keatas kapal, terduga 4 membawa bungkusan.

Adegan ke Tiga, terduga 1 menghidupkan mesin kapal. Adegan ke Empat, terduga 3 dan 4 mengatur posisi duduk diatas kapal. Saat dikapal, bungkusan tersebut ditarok disebelah kaki terduga 4 dan mereka berlayar.

Pada adegan 5, kapal mereka telah memasuki perairan Karimun, dan sempat memancing. Saat memancing, Cn mengeluarkan telpon genggamnya dan menghubungi seseorang, kemudian ia memberi isyarat/code dengan cara menghidup matikan senter, yang dilakukan pada adegan Keenam.

Setelah itu, pada adegan tujuh, Kapal WFQR memepet kapal kayu bermesin 40 k tersebut. Lalu, adegan delapan, seorang anggota memerintahkan ke empat terduga naik kapal WFQR, serta membawa barang-barang yang dibawa.

Pada saat berpindah kapal, terduga 3 membawa kantong plastik, yang diperagakan pada adegan sembilan. Pada adegan sepuluh, bungkusan tersebut diperiksa dan didapat sabu dan obat terlarang.

Pada adegan ke sebelas, seorang anggota TNI AL bertanya kepada terduga tiga, namun tidak dijawab.

Kemudian ke empat terduga dibawa ke pinggir pantai kasawan sungai ayam, Karimun, pada adegan dua belas.

Adegan tiga belas, empat terduga diperintah untuk turun dari kapal sesampai di darat. Dan, saat berada didarat, Cn berhasil kabur dari penjagaan. Sempat terjadi kejar-kejaran dan tembakan peringatan, namun Cn tetap melarikan diri, yaitu pada adegan ke empat belas.

Adegan terakhir, tiga terduga dibawa ke Mako Lanal menggunakan mobil bersama dengan barang bukti. Dalam rekon yang dilakukan tersebut berjalan dengan lancar.

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva