Keluarga Hendri Jontor Minta Penjelasan PT Freeport Indonesia

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Meninggalnya Hendri Munardi alias Hendri Jontor (50th), Selasa (17/10), pukul 22.00 Wib, akibat keracunan gas di tambang bawah tanah milik PT. Freeport di Timika Papua, hingga kini menjadi tanda tanya oleh pihak keluarga korban, Pasalnya, hingga sore ini pihak perusahaan enggan memberikan penjelasan kronologis kejadian hingga meninggalnya almarhum Hendri Jontor.

Baca Juga: Seorang Warga Karimun Tewas Keracunan Gas di Tambang PT Freeport Indonesia

“Kita meminta pertanggung jawaban atas meninggalnya bapak kita, kita juga minta segera dijelaskan kronologisnya seperti apa, kenapa bapak saya bisa keracunan gas di tambang bawah tanah, seperti apa Safety yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada bapak saya? Kita sangat butuh penjelasan dari pihak perusahaan,” ungkap Icha yang tak lain putri kandung korban.

Ica juga mengatakan, pihak keluarga meminta kepada pihak perusahaan untuk memperlihatkan seperti apa surat kontrak kerja dari perusahaan PT. Freeport Kimika Papua.

Baca Juga: PT Freeport Indonesia Tak Beri Penjelasan, Keluarga Hendri Jontor Sedih

“Kita meminta kepada pihak perusahaan untuk menunjukkan surat perjanjian kontrak kerja yang tentunya ditandatangani sebelumnya. Kita minta penjelasan yang sebenarnya, jadi kita bisa tau kejadian sebenarnya seperti apa. Kita berharap pihak perusahaan bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan sebaik mungkin,” ujar Ica dengan nada marah bercampur sedih.

Menurut informasi yang dihimpun tim beritakarimun.com, akibat dari kejadian tersebut, selain Hendri Jontor yang menjadi korban meninggal dunia, ternyata ada dua karyawan lagi yang saat ini sedang kritis yang juga sebagai korban keracunan gas di tambang bawah tanah milik PT. Freeport, Kimika Papua. Namun untuk kejelasan kronologis kejadiannya, pihak keluarga juga masih menunggu penjelasan dari pihak perusahaan.

 

 

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva