Pulang Kerja, Karyawan Toko Hawaii Disiram Air Keras Oleh Orang Tak Dikenal

Karimun, beritakarimun.com – Aprianti (20th), Karyawan Toko Busana Hawai, warga Kelurahan Tanjung Balai Kabupaten Karimun melepuh hampir sekujur tubuh akibat disiram dengan menggunakan air keras sepulang kerja saat dalam keadaan berkendara oleh dua orang misterius bersepeda motor di dekat Masjid Baitulrahman Jalan Hang Lekir Kelurahan Tanjung Balai Kota, Sabtu (14/10), pukul 18.30 Wib.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh reporter beritakarimun.com, kejadian tersebut terjadi di saat Aprianti yang merupakan gadis asal Sei Guntung Tembilahan tersebut baru pulang dari kerja dan hendak menuju ke kosannya yang berada di Jalan Trikora RT 01 RW 03 Kelurahan Tanjungbalai Kota.

“Kasus ini sedang kita tangani, kita masih menyelidiki siapa dua orang pelaku yang nekad melakukan hal tersebut, dugaan sementara air tersebut merupakan air aki, pasalnya, setelah tersiram air itu menyebabkan, pakaian yang dikenakan korban rusak seperti terbakar, yang juga mengakibatkan bagian punggung dan kaki kiri korban mengalami luka bakar. Tapi kita masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Balai Karimun Kompol Jhon Henry Rakuta Sitepu.

Kapolsek Jhon Henry mengatakan, dalam kejadian tersebut pihaknya telah mendapatkan 7 orang saksi mata yang berada di TKP.

“untuk sementara, kita telah mendapatkan 7 orang saksi yang kita ambil keterangannya, yaitu dari kerabat dekat korban, rekan kerja dan warga sekitar lokasi. Kemungkinan masih ada saksi lain akan diperiksa, Selain mengambil keterangan para saksi, kita juga mencari rekaman CCTv disekitar lokasi kejadian. Semoga ada titik terangnya,” ujar Kaposlek Jhon Henry.

Kata Kompol Jhon Henry, setelah disiram dengan menggunakan air keras, gadis tersebut langsung meraung kesakitan.

“Setelah melakukan itu, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor, sedangkan korban berteriak kesakitan hingga masyarakat datang membantu, warga sekitar yang berdatangan ke lokasi langsung membawa korban ke Puskesmas Balai untuk mendapatkan perawatan medis. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) guna perawatan lebih lanjut.” tutup kaposlek Jhon Henry.

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva