Perangi Berita Hoax, Kader Nahdatul Ulama Gelar Pelatihan Menulis

sebarkan:

Batam, beritakarimun.com – Kader Nahdatul Ulama (NU) Kepulauan Riau, Minggu (15/10), menggelar klinik menulis.

Dalam materi klinik menulis tersebut, Sulton Yohana, selaku pemberi materi mengatakan ilmu baku menulis yang diperoleh di sekolah formal bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan ilmu menulis dengan baik, Namun melainkan ide menulis didapatkan dari alam terbuka.

“Saya banyak mendapat ide menulis justru saat saya nongkrong dan jalan-jalan. Saya mengamati, merasakan dan menghayati lingkungan saya, maka tulisan akan jujur dan sama dengan yang dirasakan pembaca,” ujar Sulton saat menyampaikan materi.

Sesaat setelah memberikan materi, Sulton berpendapat bahwa kader muda NU memang harus menyesuaikan zaman. Saat ini menurutnya, teknologi telah menguasai seluruh sendi kehidupan manusia, sehingga jika tidak meng”upgrade” kemampuan akan tertinggal oleh zaman.

“Kader NU harus mengikuti zaman. Saya lahir dan dibesarkan dalam lingkungan NU di Singosari Malang, tetapi saya agak prihatin karena akhir-akhir ini begitu masifnya serangan-serangan media kepada NU secara organisasi, dan Kyai-kyai NU. Tapi tidak banyak yang dapat kita buat, karena kita tidak menguasai dan memanfaatkan teknologi untuk mengcounter itu semua. Maka sangat pas jika ini (pelatihan) dilaksanakan,” ujar Sulton.

Sementara itu, Nur Fahmi Magid inisiator Klinik menUlis mengatakan Pelatihan menulis yang diinisiasi oleh pemuda-pemuda NU non struktural ini, merupakan salah satu upaya agar generasi NU selain dapat mengaji, juga mampu menjadi tameng organisasi dan ulama di era seperti saat ini.

“Dari pelatihan ini kita harapkan dapat tercetak generasi yang tidak mudah termakan berita hoax, generasi yang dapat mengcounter berita miring yang menyerang ulama dan organisasi NU” ujar Nur Fahmi Magid.

Nur Fahmi juga berharap dari peserta pelatihan ini nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi terbentuknya NU Online di Kepri.

“Dari pelatihan ini kami sangat berharap agar peserta ikut membidani lahirnya media NU berbasis Online di Kepri. Dengan demikian, warga NU di Kepri memiliki bacaan dan rujukan yang relevan. Tentu saja hal ini harus kita komunikasikan dengan jajaran PW dan PC NU di Kepri,” Ujar Magid.

Pelatihan Klinik Menulis ini diketahui akan dilaksanakan secara berkesinambungan.

 

 

Editor: Codet carladiva