Toko Obat dan Apotik di Karimun Mendadak Tutup

Karimun, beritakarimun.com – Peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan jenis Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC) yang kian marak tersiar oleh sejumlah media di tanah air dalam sepekan terakhir membuat resah Pemerintah Daerah dan penegak hukum di Kabupaten Karimun.

Jumat pagi (22/9), Aparat penegak hukum bersama pemerintah di Kabupaten Karimun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Apotik dan toko obat yang ada di Kabupaten Karimun.

Namun dari pantauan tim beritakarimun.com, sidak yang digelar telah bocor alias telah diketahui para pedagang obat sebelumnya.

Hampir sejumlah toko obat dan apotik yang ada di Karimun terlihat mendadak tutup.

Diduga kuat, toko obat dan apotik yang tutup secara mendadak ini telah menjual obat yang dicari regu sidak.

Regu sidak tersebut terdiri dari Satpol PP Kabupaten Karimun, Satuan Narkoba Polres Karimun, BNN Karimun, Satuan Shabara Polres Karimun, POM TNI AD TBK, POM TNI AL TBK bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun.

Regu ini berjumlah kurang lebih 50 orang terbagi atas dua kelompok. Kelompok pertama langsung dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rahmadi, yang didampingi oleh Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Nendra Madya Tias SIK, Anggota BNN Karimun, SatpolPP Karimun, Anggota POM TNI AL dan POM TNI AD yang bergerak ke arah Kecamatam Karimun.

Sementara untuk kelompok kedua dipimpin oleh, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Menular, Suharyanto, yang beroperasi di daerah Kecamatan Tebing dan Meral.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva