AKP Lulik Bantah Sitaan Mobil Indra Gunawan Sebagai Lelucon

Karimun, beritakarimun.com – Pernyataan kuasa hukum Indra Gunawan terkait penyitaan Mobil merk Honda C-RV milik Indra Gunawan oleh Satreskrim Polres Karimun sebagai Lelucon ditanggapi tegas oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara SIK, Senin 18/9).

“Mungkin tim pencari fakta dari pihak pengacaranya Indra Gunawan belum dalami kasus kliennya, sehingga hal tersebut dianggap lucu oleh mereka,” Ungkap Kepala satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada reporter beritakarimun.com.

AKP Lulik menjelaskan mengapa pihaknya melakukan penyitaan terhadap mobil Honda CR-V milik Indra Gunawan yang menurut pengacaranya baru kredit selama 3 bulan.

“Menurut hasil pemeriksaan kita, Mobil Honda C-RV tersebut dibeli oleh Indra Gunawan pada tahun 2014, diketahui bahwa mobil itu dibeli dengan membayar uang muka menggunakan uang hasil jual mobil lamanya merek Honda Jazz. Namun mobil tersebut diduga dicicil oleh Indra Gunawan dengan menggunakan uang korupsi yang dilakukan Indra Gunawan pada waktu itu,” ujar AKP Lulik.

Baca Juga: Pengacara Indra Gunawan Menilai Sitaan Mobil CR-V Sebuah Lelucon

AKP Lulik juga mengatakan, setelah cicilan yang dilakukan Indra Gunawan lunas, diketahui pada tahun 2017, Indra Gunawan menggadaikan BPKB mobilnya itu ke PT BPR Mega Mas Lestari.

“Menurut pengembangan yang kita lakukan, tersangka Indra Gunawan membeli mobil Honda C-RV tersebut di Dealer Auto Mobil 2008 yang berada di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun pada tahun 2014 lalu, namun di tahun 2017, tersangka Indra Gunawan kembali menggadaikan BPKB mobil tersebut ke PT. BPR Mega Mas Lestari. Makanya cicilan yang dilakukan baru jalan 3 bulan, karena memang baru digadaikan. Karena dugaan kita aliran dana korupsi yang mengalir itu berada pada mobil yang dibelinya pada masa ia menjabat sebagai Kadis Sosial, makanya kita lakukan penyitaan terhadap mobil serta BPKB tersebut.” Ungkap AKP Lulik.

Dalam hal ini, pihak Sat Reskrim Polres Karimun sedang mengumpulkan banyak bukti terkait dugaan korupsi penyalahgunaan dana kegiatan administrasi umum di tahun 2014-2016 yang saat ini sudah menetapkan Indra Gunawan sebagai tersangka, sehingga nantinya bisa jelas dimana duduk permasalahannya dan siapa saja yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan tersebut.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva