Terdakwa Korupsi Rumah Suku Duane Kundur Dituntut 2 Tahun Penjara

Kundur, beritakarimun.com – Terdakwa kasus korupsi dana hibah Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Irwansyah, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman penjara selama dua tahun.

Pemerintah Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur juga dituntut untuk membayar pidana denda sebesar Rp 100 juta atau subsider kurungan selama 3 bulan dan uang pengganti sebesar Rp 213.210.185 atau harta milik terancam disita.

“Jika tidak ditemukan hartanya, maka akan diganti penjara selama satu tahun,” Ungkap Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Tanjung Batu, Filpan Fajar Darmawan Laia, melalui via whatsappnya.

Baca Juga: Kacabjari Tanjung Batu Ingatkan Pemerintah Soal Penyerahan Dana Bansos

Filpan juga mengatakan terdakwa Irwan cukup koorperatif dan tidak mempersulit jalannya persidangan. Bahkan semua keterangan saksi ia mengakui telah mengunakan dana hibah dari Dinsos Karimun, Dinsos Kepri dan bantuan dana CSR PT Timah sebesar Rp 2,4 miliar tersebut.

Menurut Filfan, dalam pengakuan terdakwa dana hibah dari Dinsos Karimun, Dinsos Kepri dan bantuan dana CSR PT Timah Unit Prayun tersebut yang berjumlah Rp 2,4 miliar itu diperuntukkan pengadaan 75 unit rumah bagi suku Duane Kundur pada 2015 silam.

“Ia mengaku khilaf. Minggu depan agenda sidang yakni pledoi atau pembelaan dari terdakwa dan penasehat hukumnya,” Ujar Filpan.

Dalam hal ini, Kacabjari Filpan menghimbau dan berpesan kepada KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) agar mengunakan dengan sasaran yang tepat dan lebih berhati-hati.

 

 

 

Editor : Codet Carladiva