Pelantar Gabion Ambruk, Dua Orang Terluka

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Dermaga Pelantar antar Pulau yang terbuat dari kayu yang dikawasan Nusantara belakang Hotel Gabion mengalami ambruk, Minggu Sore (10/9) Pukul 15.40.

Seorang saksi bernama Yanto mengatakan ada sekitar 10 orang yang berjalan di pelantar tersebut, tiba-tiba ia mendengan bunyi suara yang cukup keras, setelah ia keluar dari rumahnya ia terkejut saat melihat pelantar setinggi 7 meter tersebut ambruk dan menjatuhkan 10 orang yang sedang berjalan melewati pelantar antar pulau yang sudah tua itu

“saya lagi didalam rumah, dan saya mendengar ada bunyi suara yang cukup keras, saya langsung keluar rumah, setelah saya keluar saya tetkejut ternyata pelantar pelabuhan ini sudah ambruk dan ada 10 orang yang jatuh ke bawah pelantar,” Ujar Yanto kepada reporter beritakarimun.com

Yanto juga mengatakan penyebab ambruknya pelantar dermaga antar pulau tersebut dikarenakan kondisi Kayu yang sudah lapuk dan lama,dan hanya diperbaiki oleh warga sekitar tanpa bantuan dari pemerintah Kabupaten Karimun,para warga memperbaiki pelatar tersebut dengan cara bergotong royong, dan dengan menggunakan kayu-kayu bekas yang masih bisa dimanfaat.

“Mungkin penyebab ambruknya pelantar ni gare-gare kayu ni dah lapok, pelantar ni pun dah ade sekitar puluhan tahun, pelabuhan inipun kami same-same warga kat sinilah yang betolkan,tak ade sedikitpun bantuan dari pemerintah, jadi kami-kami ajelah yang betolkan pelantar ni dari kayu-kayu bekas yang masih bise kami pakai buat betolkan pelantar ni” ujar yanto.

Pelantar Gabion tersebut merupakan sarana Pelabuhan Rakyat Tradisional dari Pulau Parit, Pulau Tulang, Gunung Papan dan Sarana angkut Boat Pancung serta Sandar Kapal milik Perbatasan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Akibat dari peristiwa tersebut 2 orang mengalami Luka parah dan telah dilarikan kerumah sakit untuk ditangani lebih lanjut,dan selebihnya hanya mengalami luka ringan.

 

 

 

Reporter : Putri Permata Sari
Editor      : Codet Carladiva