Menkeu Sri Mulyani Hadir di Kabupaten Karimun

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati,  kembali menjejakkan kaki di tanah bumi berazam Kabupaten Karimun Kepulauan Riau. Kedatangan anak buah Presiden Joko widodo ini didampingi Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi, Jumat pagi (8/9).

Kehadiran Menkeu Sri Mulyani dan Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi dalam agenda kunjungan kerja sekaligus mengecek hasil barang penindakan patroli laut di Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau.

Sri Mulyani yang bertolak dari Batam ke Karimun pukul 06:50 WIB bersama rombongan menumpang Kapal Patroli DJBC Khusus Kepri dengan nomor lambung BC-60001.

Setiba di Karimun, Menkeu Sri Mulyani tampak disambut dan melakukan upacara apel bersama personil DJBC Khusus Kepri.

Dalam apel yang digelar, Sri Mulyani menghimbau kepada seluruh personil DJBC Khusus Kepri agar mempersiapkan negara kita di dalam menghadapi era yang makin kompetitif

“Kita semua tahu bahwa dunia bergerak dan terus berubah. Perkembangan dan perubahan ini akan terus menuntut kita semua sebagai petugas pengelola kebijakan negara untuk terus mampu beradaptasi sehingga kita bisa mempersiapkan negara kita di dalam menghadapi era yang makin kompetitif,” Ucap Sri Mulyani Indrawati dalam pidato Apel di Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri.

Sri Mulyani juga mengatakan, Bea dan Cukai merupakan sebagai institusi yang memiliki peran sangat penting dan strategis yang memiliki empat fungsi.

“Bea Cukai sebagai institusi yang memiliki peran yang sangat penting dan strategis yaitu fungsi untuk memgumpulkan penerimaan Negara, Prilaku menjaga Komoditas masyarakat kita, menjadi pelayan dan pendukung perdagangan dan juga mendukung industrialisasi. 4 fungsi yang luar biasa sulit untuk bisa dijalankan sebuah institusi seperti Bea Cukai, dari sisi penerimaan negara, penerimaan APBN dari perpajakan akan mencapai 82,6 persen dari seluruh penerimaan negara dan DJBC berkontribusi sebesar 27 persen dari total penerimaan perpajakan di Republik Indonesia. Bea masuk Bea keluar, pajak dalam rangka impor, cukai dan pajak pertambahan nilai hasil tembakau,” ujar Sri Mulyani.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva

Bagaimana Menurut Anda?

comments

Sebarkan: