50 Terminal Penyimpanan Minyak Dibangun di Karimun

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Saat ini Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pulau Asam tengah dalam proses percepatan, dan lagi menunggu proses perizinan dari dewan nasional KEK yang ada di Jakarta, sedangkan untuk proses tata ruang sendiri telah diselesaikan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Samsul Bachrum mengatakan bahwa Bupati Karimun Aunur Rafiq telah memberikan izin lokasi,dan telah ada investor, hanya saja tinggal menunggu proses dari Dewan Nasional KEK.

“Saat ini untuk proses pulau Asam dalam proses percepatan. Tata ruang sudah kita selesaikan, Bupati Karimun sudah memberikan izin lokasi dan sudah ada investornya. Tinggal menunggu proses dari Dewan Nasional KEK yang ada di Jakarta dalam waktu dekat sudah memenuhi persyaratan,” ujarnya Samsul Bachrum.

Kawasan itu nantinya akan dijadikan Oil Storage Terminal (terminal penyimpanan minyak), dan ada sebanyak 50 terminal penyimpanan minyak yang akan dibangun dengan total nilai investasi sebesar 2,2 Triliun.

“Saya disuruh gubernur untuk mengurus KEK diseluruh provinsi Kepri. Untuk pulau Asam yang luasnya 357 hektar dengan nilai investasi 2,2 triliun dan membangun 50 terminal penyimpanan minyak,” Ujar Samsul.

Kabarnya ada terdapat tiga perusahaan dalam bentuk konsorsium yang merupakan anak perusahaan dari Panbil Grup yaitu Batam Properta, Elin Semanta dan Karimun Storage Terminal, dalam hal ini Pulau asam termasuk ke dalam Special Economi Zone (SEZ) dimana pada pulau tersebut tidak boleh ada penduduk dan nantinya yang akan dibangun rumah untuk para pekerja.

Dalam hal ini juga untuk persoalan Infrastruktur yang di Pulau Asam Samsul juga mengatakan bahwa pihaknya telah menggandeng pihak swasta, yang dapat melengkapi dibidang kelistrikan, dan juga air serta kebutuhan yang lainnya.

 

 

Reporter : Putri Permata Sari
Editor      : Codet Carladiva

Bagaimana Menurut Anda?

comments

Sebarkan: