Satresnarkoba Polres Karimun Ciduk Pegawai Pemadam Kebakaran

Karimun, beritakarimun.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun berinisial Wan (33 tahun) diamankan Satresnarkoba Polres Karimun karena diketahui menjadi pengedar narkoba jenis sabu, Kamis (24/8).

Kepala satuan Reserse Narkoba Polres Karimun AKP Nendra Madyatias mengatakan tertangkapnya pelaku Wan yang merupakan seorang ASN yang berdinas di Satuan Polisi Pamong Praja unit Pemadam Kebakaran Pemkab Karimun berdasarkan pengembangan dari salah satu tersangka lainnya yang terlebih dahulu telah diamankan bernama Bahar (29) di Tanjung Batu.

“Awalnya kita berhasil amankan tersangka Bahar di kawasan Perumahan Batu 3 Tanjung batu Kota, dari tersangka Bahar kita amankan 2 paket kecil narkoba jenis sabu seberat 0.12 gram. Selain narkoba kita juga amankan 1 buah kaca pyrex, hp dan sepeda motor. Menurut hasil dari pengembangan, kita berhasil mengetahui barang tersebut didapatkan dari wan yang berada di Tanjung balai Karimun dan berdinas sebagai ASN di Satpol PP. Kemudian kita amankan wan yang pada saat itu sedang dalam jam kerja di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam. Kita amankan wan beserta barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,25 gram disimpan disaku celana sebelah kanan. Menurut hasil pengembangan, barang tersebut didapatkan dari AL di Tanjung Pinang. Wan melakukan pemesanan barang tersebut melalui sambungan telpon kepada AL. Selanjutnya AL mengutus RM yang masih DPO untuk menyerahkan kepada wan dengan cara melempar barang tersebut. Kita masih lakukan pengembangan terhadap kasus ini dan mengejar RM yang menyerahkan barang kepada Wan, AL juga masih kita cari,” ujar Nendra.

Sementara itu, tersangka Bahar yang ditemui tim beritakarimun.com tampak terlihat sedikit emosional, diduga Bahar masih dalam kondisi mabuk sabu.

Berbeda dengan Bahar, pelaku Wan yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai negeri Sipil tampak sedikit lesu ketika ditemui tim beritakarimun.com.Wan mengaku barang etrsebut didapat dari temannya.

“Saya lakukan ini bukan karena gaji saya tidak cukup, tapi waktu itu teman saya lagi butuh barang tersebut dan meminta saya untuk memesannya, kita sudah lama tak jumpa, dia ajak saya pakai sama, tapi saya menolak karena saya sedang bekerja, jadi dia kasi saya sedikit barang itu. Saya memakai Sabu baru sejak setahun yang lalu.” ungkap Wan.

Akibat dari perbuatan kedua tersangka Bahar dan Wan, dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) tahun 2009 tentang narkotika dan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp1 miliar.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva