Ternyata Honorer Bunian Banyak di Kantor Lurah dan Kecamatan

Karimun,beritakarimun.com – Isu mengenai Honorer Bunian yang menjadi perhatian publik dalam sebulan terakhir memasuki titik terang.

Informasi yang didapat tim beritakarimun.com tidak sedikit di kantor kelurahan dan kecamatan yang ada di kabupaten Karimun diduduki para tenaga honorer bunian,

Mereka para honorer bunian yang bekerja di kantor kelurahan dan kecamatan diketahui dapat masuk dengan jalur suap kepada para calo. Ironinya, dalam hal ini Calo tersebut bukan berasal dari pegawai Negeri namun melainkan tenaga honorer juga.

Para calo biasanya mematok bandrol kepada Honorer bunian sebesar 25 juta hingga 40 juta perkepala.Untuk 25 juta biasanya dikelas kelurahan,kecamatan bahkan bertempat dikantor dinas.

Baca Juga: Tenaga Honorer Bunian Terus Beranak Pinak di Pemkab Karimun

Beda lagi dengan bandrol 40 juta, biasanya honorer bunian bisa diletakan atau ditugaskan di Kantor maupun badan yang terbilang kawasan basah.

Keberanian oknum honorer untuk menjadi calo para honorer bunian dikarenakan adanya dekingan ormas dan pejabat pemkab dipundaknya.

Dari uang hasil suap masuknya tenaga honorer bunian diwilayah kerja Kelurahan,Kecamatan bahkan di dinas biasanya dibagi-bagi setiap bulannya oleh sang calo kepada pimpinan dimana honorer bunian dipekerjakan.

Baca Juga: Bupati Karimun Bentuk Tim Khusus Untuk Selidiki Jual Beli Loker Honorer Bunian

Persoalan ini terbilang sudah cukup lama, sejak dipimpin sang Bupati Nurdin Basirun tenaga honorer bunian cukup merambah dan beranak pinak di bumi berazam.

Tidak sedikit pula pemberitaan persoalan honorer bunian di Pemkab karimun diberbagai media kala itu namun tetap berujung layu.

Ramai masyarakat Karimun yang berpendapat bahwa persoalan ini harus dilakukan dengan tuntas dan sejumlah oknum tenaga honorer yang bermain segera dipecat atau diberhentikan.

Belum lama ini, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengungkapkan telah membentuk tim khusus untuk mencari tahu persoalan tenaga honorer bunian yang hangat dibicarakan.

Informasi yang dihimbun, Bupati Karimun beserta tim yang dibentuknya telah mengantongi sejumlah nama yang terlibat menjual belikan tenaga honorer pemkab karimun.

Dipastikan Bupati Karimun segera memangkas atau memberhentikan tenaga honorer bunian beserta induk calonya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Karimun Sudarmadi kepada reporter beritakarimun.com mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyidakan ke Dinas-dinas yang ada di Kabupaten Karimun, dan ia mengatakan bahwa database yang dimiliki sesuai dengan jumlah tenaga honorer yang ada di Pemkab Karimun.

“Pihak kami telah melakukan penyidakan di setiap dinas, tapi jumlah anggota tenaga honorer dengan database yang kami miliki sesuai dengan jumlah honorer tersebut,” Ungkap Sudarmadi.

Sudarmadi juga mengatakan jika nantinya ada tenaga honorer bunian di Instansi Pemerintahan Kabupaten Karimun maka pihaknya akan memanggil dan memproses orang yang bersangkutan dan akan menyerahkan ke Bupati Karimun agar dilakukan pemecatan.

“Jika nantinya ada honorer yang tidak masuk dalam database kami maka akan segera kami proses dan kami serahkan ke Bupati Karimun agar segera dilakukan pemecatan” ujarnya tegas.

Selain itu, Sudarmadi juga mengatakan akan melakukan penyidakan kembali dan mengundang awak media,namun jadwal penyidakannya belum ditentukan kapan, dan jika nantinya berkedapatan maka pihak korban atau yang direkrut tidak bisa menuntut ke Dinas akan tetapi harus menuntut pihak yang merekrut.

 

 

 

 

 

 

Reporter   : Putri Permata Sari
Editor        : Codet Carladiva