Inilah Nasib Bocah Pembobolan Kotak Amal Masjid Al-Falah Sungai Pasir

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Terkait pembobolan kotak amal oleh sekelompok Anak di bawah umur di Masjid Al-Falah Sungai Pasir yang terjadi beberapa hari lalu, ternyata anak yang ditangkap warga tersebut merupakan warga Paya Manggis, Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral Kabupaten Karimun.

Kasat Reskrim Polres Karimun, Kamis sore (10/8), AKP Dwihatmoko Wiraseno membenarkan bahwa adanya laporan terkait pembobolan kotak amal yang terjadi di Masjid Al-Falah Sungai Pasir beberapa waktu lalu.

“Iya benar, kita sudah terima laporan bahwa ada anak berumur 13 tahun atas nama AD yang diketahui bersekongkol dengan dua temannya untuk mencuri uang yang berada didalam kotak amal Masjid Al-Falah Sungai Pasir. Anak tersebut merupakan warga Paya Manggis Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral.” ungkap Dwihatmoko.

Baca Juga: Curi Kotak Amal Masjid Al-Falah Sei Pasir, Bocah 15 Tahun di Serahkan Ke Polisi

Di tempat yang sama Kanit Buser Polres Karimun, Ipda Muhammad Hazaquan menjelaskan tindak lanjut terhadap pelaku pembobolan kotak amal tersebut.

“Karena masih dibawah umur, AD yang merupakan sekongkolan pelaku pembobolan kotak amal itu sekarang kita sudah perbolehkan pulang, namun kita minta untuk lakukan wajib lapor.” ungkap Hazaquan.

Kata Hazaquan, ada beberapa TKP yang berhasil pihaknya dapatkan sesuai dengan pengakuan dari AD.

“Setelah kita lakukan introgasi terhadap AD, ia mengaku telah melakukan pada tiga TKP yaitu Masjid Sungai Pasir dan dua Masjid di daerah Kuda Laut Kolong bersama teman-temannya. Sementara untuk dua orang temannya yang bertugas membobol kotak amal di dalam Masjid, kini masih dilakukan pengembangan. Dua orang yang sekarang masuk ke daftar pencarian orang (DPO) tersebut ternyata merupakan kakak adik yang tinggal di daerah Pangke Kecamatan Meral Barat, Kakaknya berumur sekitar 20 tahun sedangkan adiknya sekitar 17 tahun. Kita sudah mengejar hingga ke kediaman mereka namun diketahui bahwa mereka merupakan pemuda liar yang memang jarang pulang ke rumah. Namun hingga saat ini ke dua pelaku tersebut masih tetap akan terus kita cari.” tutup Hazaquan.

 

 

 

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva