Cinta Tak Direstui Keluarga, Pria Kapling Ini Nekad Masuk Rumah Janda Muda lewat Jendela

Karimun, beritakarimun.com – Meski tidak direstui hubungan oleh orang tua dan pihak keluarga kekasihnya, AR pria berusia 32 tahun yang merupakan warga Bukit Balai Permai Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun tetap nekad menemui wanita pujaan hatinya dengan cara mencongkel jendela rumah kekasih hati yang bernama VR dikawasan Bangun sari Hajosari Kecamatan Tebing.

Kenekatan yang dilakukan AR malam tersebut sangat membahayakan dirinya sendiri, namun benarkah hal itu tidak terpikir oleh AR karna telah di mabuk asmara percintaan.

Kapolsek Tebing Polres Karimun, AKP Budi Hartono kepada beritakarimun.com membenarkan dan sekaligus menjelaskan kronologis kejadian yang terjadi.

“Pada hari Rabu, tanggal 9 Agustus 2017, sekira pukul 21.00 Wib AR (pria 32 tahun) yang merupakan warga Bukit Balai Permai Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun nekat mencongkel jendela rumah wanita berinisial VR (24) yang merupakan warga Bangun Sari Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, Menurut pengakuan AR, keluarga VR tidak menyetujui hubungan mereka, maka dari itu AR mengaku nekat mencongkel jendela rumah VR agar bisa masuk bertemu dengan VR.” ujar Budi.

Budi juga menjelaskan, perlakuan AR yang tidak santun itu kepergok oleh kakak VR yang berstatus janda muda, sehingga Kakak VR marah dan hendak memukul AR.

“AR lari ketakutan meninggalkan sepeda motornya dirumah VR dan meminta perlindungan ke Polsek Tebing, dia mengaku dikejar dan hendak dipukul oleh Kakak Janda Muda yang sangat ia kagumi karena ketahuan mencongkel rumahnya.” kata Budi.

Orang nomor satu di jajaran Polsek Tebing itu akhirnya memanggil pihak keluarga janda muda dan pihak AR untuk dimintai keterangan serta dilakukan penyelesaian terhadap masalah tersebut.

“Pada hari kamis tanggal 10 Agustus 2017 sekira pukul 12.30 wib telah dilakukan penyelesaian secara Kekeluargaan dalam terjadinya kesalahpahaman ( Asmara ) yang terjadi antara AR dengan keluarga VR. Adapun dalam penyelesaian tersebut di hadiri oleh Kakak dan Abang kandung VR, kemudian telah di buatkan surat pernyataan dari Pihak AR dan Pihak VR yang diketahui oleh kakak dan abang kandung VR yang isinya bahwa setelah kejadian ini, AR dan VR harus sepakat untuk tidak saling berhubungan, dan keluarga VR tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Dan masalah pun selesai dan berjalan damai.” tutup Budi.

 

 

 

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva