Cegah Pungli, Pihak Sekolah Tidak Dibenarkan Pengadaan Seragam Siswa

Karimun, beritakarimun.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bakri Hasyim telah memberikan wewenang kepada orang tua murid untuk membeli baju seragam sekolah diluar bagi anak-anak tanpa campur tangan dengan pihak sekolah.

Pihak sekolah maupun pihak komite sekolah tidak lagi berhak untuk mengkoordinir pembelian dan pengadaan pakaian seragam sekolah bagi siswa baru,hal tersebut dilakukan karena mengacu kepada peraturan pemerintah mencegah terindikasinya Saber Pungli.

Bakri, mengatakan pihaknya tetap akan terus mengacu pada Permendikbud No.75 Tahun 2016 tentang hak dan wewenang komite sekolah.

“Kita berdasarkan acuan permendikbud bahwa pihak sekolah tidak boleh mengadakan pengadaan seragam siswa, karena untuk posisi aman kita limpahkan kepada orang tua siswa,” ungkap Bakri pada saat disela-sela kesibukannya di Gedung Nasional Karimun, Jum’at (14/7)

Apabila pihak sekolah tetap ingin melakukan pengadaan baju seragam sekolah maka hal tersebut bisa dikatakan Pungutan Liar (Pungli) dan dapat dilaporkan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun dan akan segera ditindak lanjuti.

Bakri juga menambahkan bahwasanya baju seragam sekolah telah ditentukan hanya 4 seragam saja yaitu pakaian seragam Putih biru, batik, baju kurung serta seragam pramuka saja.

“Dan untuk seragam sudah ditentukan memiliki 4 pasang pakaian nasional yakni Seragam Putih Biru, Batik, baju kurung, dan baju pramuka, dan untuk baju kurung dari pihak sekolah yang menentukkan warna,” ungkap Bakri

Dalam hal ini Bakri mengatakan para siswa dapat belajar dengan efektif dan tidak bergantung pada jenis pakaian seragam yang tidak seragam,dan bisa belajar dengan efektif sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

 

 

 

 

Reporter : Putri Permata Sari
Editor      : Codet Carladiva