WN Singapura Yang Kabur dari Tahanan Imigrasi Karimun Belum Juga Ditemukan

Karimun, beritakarimun.com – Masih ingat dibenak publik kecerobohan pihak Imigrasi Tanjung Balai Karimun terhadap kaburnya Tajuddin Bin Abdul Malik (44th), tahanan Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun asal Singapura yang ditangkap pada bulan Februari lalu, kabur dari ruang detensi Imigrasi Tanjung Balai Karimun, Selasa (16/5) sekira pukul 12.30 WIB. Ia Kabur dengan memotong jeruji ruang detensi menggunakan gergaji besi yang diduga didapat dari istrinya.

Tajuddin Bin Abdul Rahim merupakan tahanan yang diamankan pada bulan februari lalu, ia diamankan karena diketahui masuk wilayah indonesia melalui jalur yang tidak resmi, ia tidak memiliki paspor maupun izin tinggal. Dia juga merupakan limpahan dari Sat narkoba Polres Karimun karena sempat diduga menyelundupkan narkoba, namun tidak terbukti sehingga ia diserahkan ke pihak Imigrasi Karimun.

Baca Juga: Pasca Kaburnya Tahanan Imigrasi, FSPMI Karimun Minta Pengawasan Tenaga Kerja Asing di Perketat

Tajuddin yang melanggar pasal 113 dan 119 ayat 1 UU no 6 tahun 2011 dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun dan denda maksimal Rp500 juta kini bebas berlenggak lenggok di Kabupaten Karimun tanpa di cari oleh aparat Imigrasi Tanjung Balai Karimun.

Tercatat hampir bulan Tajuddin kabur dari ruang tahanan Imigrasi Tanjung Balai Karimun , Namun hingga saat ini tidak ada tanda-tanda akan keberhasilan pihak imigrasi untuk kembali menangkapnya.

Banyak kalangan menduga Tajuddin masih berada di Kabupaten Karimun.Mampukah pihak Imigrasi Tanjung Balai Karimun kembali menangkap kembali pria asal Singapura tersebut.

Editor        : Codet Carladiva