Bupati Karimun Bentuk Tim Khusus Untuk Selidiki Jual Beli Loker Honorer Bunian

Karimun, beritakarimun.com – Tenaga honorer di Jajaran pemerintahan Kabupaten Karimun diduga ramainya diperjual belikan oleh sejumlah pejabat pemerintahan Kabupaten Karimun seharga puluhan juta rupiah, disinyalir jual beli tersebut sudah dilakukan sejak lama, namun baru diketahui saat tim Badan Kepegawaian Daerah (BKD) turun ke lapangan guna melakukan survei jumlah pegawai serta kedisiplinan pegawai sekitar empat bulan yang lalu.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, saat dikonfirmasi terkait adanya pejabat yang menjual pekerjaan sebagai tenaga honorer pemkab Karimun dengan bandrol 25 juta hingga 40 juta rupiah per orang, dirinya tidak membantah.

“Saya memang mendengar ada indikasi demikian pada saat kita pernah lakukan audit, namun kita masih akan melakukan kroscek kembali tentang permasalahan tersebut.” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, pihaknya telah membentuk tim untuk menyelidiki apakah benar bahwa ada calo yang bermain dalam merekrut tenaga honorer dengan meminta sejumlah uang agar dapat bekerja di bagian pemerintahan.

Baca Juga: Tenaga Honorer Bunian Terus Beranak Pinak di Pemkab Karimun

“Untuk calo yang berani menjual belikan suatu keputusan dan kewenangan tersebut belum kita ketahui, namun kita sudah membentuk tim untuk menyelidiki lebih dalam kasus tersebut.” ujar Bupati.

Reporter   : Nichita Bella
Editor        : Codet Carladiva