Pendaftaran SMP Negeri 1 Meral Kabupaten Karimun Membludak

Karimun, beritakarimun.com – Pendaftaran SMP Negeri 1 Meral Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau Membludak, dari kuota yang ditentukan sebanyak 160 siswa, namun formulir pendaftaran yang masuk mencapai hingga 235 siswa yang sudah sesuai dengan Zonasi pada Rabu (5/7).

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Meral yang sejak dulu dikenal sebagai sekolah favorit di Kecamatan Meral, hingga kini masih menjadi pilihan siswa-siswi untuk bisa merasakan pendidikan di sekolah tersebut. Kualitas sekolah yang sejak lama dikenal baik tersebut tak heran menjadi rebutan oleh siswa-siswi lulusan Sekolah Dasar (SD) yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya.

“Sesuai tanggal pendaftaran yang ditentukan oleh pemerintah dari tanggal 03 juli 2017, formulir yang masuk ke kita mencapai 235 siswa, sedangkan menurut peraturan yang berlaku kita hanya bisa menerima paling banyak 160 siswa yang sesuai jalur Zonasi dengan radius zona terdekat seluas 2 Km sebanyak 90 persen, jalur siswa berprestasi di luar Zonasi sebanyak 5 persen, serta jalur bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar Zonasi dengan alasan khusus meliputi perpindahan domisili orang tua atau terjadi bencana alam sebanyak 5 persen”. ungkap Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Meral, Romanda Siallagan saat dikonfirmasi usai memberi pemahaman kepada orang tua calon siswa, Rabu (5/7).

Romanda mengatakan, di Sekolah yang ia pimpin tersebut dari tahun ke tahun memang menjadi sekolah pilihan baik bagi orang tua maupun siswa.

“Cukup banyak orang tua calon siswa  yang minta tolong ke kita untuk anaknya bisa melanjutkan pendidikan di sekolah kita, namun tahun ini kita tidak bisa berbuat banyak, karena kita wajib mengikuti peraturan dari pemerintah pusat serta pemerintah daerah yang telah ditentukan. Dari tahun ke tahun sebelum saya menjabat sebagai kepala sekolah juga sering terdapat pendaftar yang melebihi kuota yang telah ditentukan. Namun di tahun ini kita tidak bisa berbuat banyak karena takut beresiko nantinya jika melanggar peraturan.” ujar Romanda.

Romanda mengatakan, untuk 235 calon siswa yang mendaftar, pihaknya akan melakukan tes secara tertulis pada tanggal 06 Juli 2017 tepatnya di mulai pada pukul 07.30 Wib, nilai tes potensi akademik yang merupakan tes tertulis dengan mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, IPA dan IPS yang masing-masing hanya  lima soal dan di tambah jumlah nilai Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) yang menentukan nasib calon siswa lulus atau tidak lulus masuk ke SMP tersebut.

Reporter   : Nichita Bella
Editor        : Codet Carladiva